Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 November 2014

Indonesia Vs Timor leste, Tim Garuda Jaya Sukses tundukkan Timor Leste dengan skor 4-0


Jakarta - Berita bola terkini dari Tim Nasional Senior Indonesia yang berhasil mempermalukan Timor Leste dengan skor telak 4-0 dalam laga persahabatan yang dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Selasa malam tadi.

Dari pantuan beritabola, laga pada menit-menit awal pertandingan, Timnas Indonesia kelihatan seperti mendapat tekanan dari timnas Timor Leste. Umpan-umpan yang diperagakan oleh anak asuh Alfred Riedl terlihat tidak terarah.
Meski memang tidak berlangsung lama, Lantaran begitu memasuki menit ke-6 serangan Indonesia mulai menunjukan misinya. Evan Dimas yang dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah mulai bisa mengontrol bola dengan baik dan menggelontorkan umpan-umpan matang baik ke sisi kanan dan kiri sayap dari timnas Indonesia.
Keadaan tersebut ternyata membuahkan hasil setelah pada menit ke-10 umpan lambung dari Zulham Zamrun sukses di konversikan menjadi gol oleh pemain naturalisasi Indonesia, Sergio Van Dijk berhasil memecah kebuntuan lini depan Indonesia dengan menjebol gawang Timor Leste yang dijaga oleh Ramos S. Ribeiro.
Berawal dari gol Sergio Timnas Indonesia terus melakukan serangan. Kesempatan emas datang dari Evan Dimas di menit ke 35 saat ia sendiri berhadapan dengan penjaga gawang Ramos, namun tendangan keras Evan berhasil dimentahkan oleh Ramos.
Sesekali terlihat Timor Leste melakukan penyerangan balik, namun tertahan di kaki Fachruddin yang menjadi penjaga pertahanan tim Garuda Indonesia.
Memasuki menit ke 40, lagi-lagi umpan matang Zulkifli berhasil ditanduk oleh Zulham sehingga mengumbah kedudukan menjadi 2-0.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, lagi-lagi umpan manis Zulkifli ke kaki Evan Dimas, berhasil dimanfaatkan. Tendangan Evan, tepat berada di pojok kanan gawang. Untuk ketiga kalinya ramos harus memunggut bola dari gawangnya, dan Skor bertahan hingga turun minum.
Begitu masuk babak kedua, Riedl pun berujicoba pelurunya dengan mengantikan dua pemain sekaligus dengan menarik keluar manahati Lestusen dan Rizki Ramdhani, kemudian memasukan Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra ke arena laga.
Dengan dimasukkan 2 penggawa tersebut, ternyata hjasilnya tidak memuaskan atau tak menambah daya dobrak timnas Indonesia, justru sebaliknya pada menit ke 48 Fachruddin terpaksa menjatuhkan kapten timnas Patrick Fabiano di luar kotak 16, dan sayangnya tendangan bebas yang diambil oleh Patrick sendiri tidak menghasilkan gol bagi Indonesia.
Memasuki menit ke 64 Riedl sepertinya masih belum puas dengan hasil anak asuhnya, dan kembali menarik keluar kapten timnas U 19 yakni Evan Dimas dan Sergio serta memasukan Christian Gonzales dan Samsul Arif untuk menambah daya dobrak.
Ternyata percobaan pelatih Indonesia tersebut membuahkan hasil pada menit ke 66 kerja sama ciamik antara Bayu Gatra dengan Samsul Arif sukses membuat samsul mencatatkan namanya di monitor skor. Indonesia pun tercatat unggul 4-0.
Pelatih Timor Leste Antonio Carlos Viera berusaha menganti beberapa penggawanya, Akan tetapi sampai peluit babak kedua ditiup wasit, skor tidak berubah masih tetap sama 4-0 untuk kemenangan Indonesia.

Senin, 10 November 2014

Bek Persib Supardi Yakin, Pemain Persib Bandung Mampu Adaptasi Cepat Di Timna



beritabola -- Setelah selesai merayakan dan pesta atas keberhasilan mereka dalam menjuarai Indonesia Super League 2014 pekan kemarin, Kini delapan pemain Persib Bandung sudah sampai di Jakarta guna mengikuti pemusatan latihan yang di mulai dari hari ini, Selasa (11/11/14).

Seperti dikutip dari goal dot com, Delapan pemain tersebut ada diantarany seperti Supardi, Achmad Jufriyanto, M Ridwan, Hariono, Tony Sucipto, Firman Utina, Ferdinand Sinaga dan I Made Wirawan. Mereka pun hanya akan menonton laga antara Indonesia dan Timor Leste di (GBK) Stadion Gelora Bung Karno.


Karena mereka baru saja menjalani laga Final ISL, makanya belum dimainkan seperti keterangan tim pelatih timnas berikut ini "Kalau untuk langsung bermain pasti mereka masih lelah," kata Wolfgang Pikal, asisten pelatih tim Merah Putih.


Pada pelatnas akhir yang akan diikuti dua laga uji coba melawan Timor dan Suriah, Alfred Riedl memanggil skuat bayangan Piala AFF 2014 yang dihuni 35 pemain. Dan nama tersebut bakal menyusut menjadi 22 ditambah satu pemain.


Meski Pelatnas kali ini belum pernah diikuti pemain terpilih secara lengkap. Dikarenakan ISL yang baru saja usai pekan lalu, dan banyak pemain timnas yang masih membela klubnya masing-masing sejak babak delapan besar ISL berlanjut.


Menilik situasi seperti itu, bek kanan Persib, Supardi, yakin para rekannya sesama pemain skuat Maung Bandung tak akan merasa kesulitan untuk beradaptasi di bawah besutan pelatih Alfred Riedl dan pemain timnas lainnya.



"Kami ini kan boleh dibilang pemain langganan/lama di timnas, yang mana notabene adalah pemain-pemain yang cukup sering dipanggil timnas. Jadi aku piker sih, tidak ada kesulitan untuk beradaptasi," ungkap Supardi yang sudah mengemas 17 gol tersebut.





"Memang pelatnas kali ini buka-tutup buka-tutup, tapi Insha Allah kita bisa terus beradaptasi," tambahnya. sekian berita bola terkini hari ini, ikuti terus berita bola selanjutnya ya teman

Rabu, 05 November 2014

Aji Santoso Persiapkan Skuad Untuk SEA Games 2015

Jakarta --   ,Selamat pagi kali ini ada info sepakbola dari tanah air, dimana Aji Santoso yang akhirnya meneruskan kebersamaan dengan Timnas Indonesia U-23 yang tugas perdananya menyiaapkan tim untuk mengikuti SEA Games 2015 yang akan digelar di Singapura.

Nah, Dengan adanya keputusan tersebut, Maka pelatih asal Malang Jawa Timur itu,, sangat emungkin  tidak akan menerima pinangan dari klub asal Ibu Kota, yakni Persija, demi menangani Tim Macan Kemayoran dalam keikutsertaannya di Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.

"Saya sudah memutuskan untuk terus bersama timnas," terang Aji Santoso disaat dikonfirmasi dari Jakarta, hari Rabu kemarin.

Bekas Coach Persebaya Surabaya tersebut lagi-lagi akan mendapatkan tugas cukup berat. Dengan hanya menyisakan waktu sekitar enam bulan saja, bayangkan cuma 6 bulan lagi kawan, Aji dituntut untuk bisa menyiapkan tim terbaik demi meraih hasil positif pada kejuaraan dua tahunan tersebut.

Demi mempersiapkan skuad terbaik, terang Aji, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak dari Badan Tim Nasional (BTN) demi memaparkan program yang akan dijalani mulai dari pemusatan latihan demi menggembleng anak asuhnya sampai kepada rencana pertandingan atau laga uji coba. Sesuai dengan rencana, pertemuan dilakukan pada tanggal 14 November mendatang.

"Untuk pemusatan latihan, rencananya mulai Desember. Ada sekitar 30 sampai 40 pemain yang akan kami panggil. Sistemnya keluar-masuk," kata mantan pemain timnas itu.

Menurut mantan asisten pelatih dari timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2013 tersebut menegaskan, demi mendapatkan pemain terbaik, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan klub. Rekomendasi dari pelatih klub juga sangat dibutuhkan.

Sewaktu melatih timnas, Aji Santoso bersama dengan pelatih kondang yaitu Rahmad Darmawan mampu menyumbangkan medali perak di SEA Games 2013. Setelah itu, mampu membawa timnas masuk 16 besar pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan,  beberapa waktu yang lalu.sekian info bola kali ini, src : antara

Senin, 03 November 2014

Prediksi, Lima Hal Yang Mungkin Arema Bisa Menang Lawan Persib



Selamat jam makan siang par penggila bola, Pertandingan penuh gengsi bakal terjadi nanti, disaat Persib Bandung kontra Arema Cronus didalam laga semi final Indonesia Super League (ISL) 2014 yang rencananya akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada sore ini atau Selasa (4/11). Ini merupakan duel dua tim papan atas yang mapan dan dihuni oleh banyak bintang.

Seperti kita ketahui teman, kedua kesebelasan mempunyai skuat yang meyakinkan dan pastinya menjadi favorit untuk meraih gelar juara ISL atau dikasta sepakbola tertinggi di tanah air Indonesia untuk musim ini. Tentunya, laga sore nanti bukan sekedar masalah taktik ataupun teknik yang disiapkan di lapangan yang bisa menentukan.Akan tetapi, mental bermain dari para penggawa kedua tim pun harus dipersiapkan ya pastinya.

Menilik lebih dalam, beritabola-18 mencoba untuk mengulas beberapa kemungkinan duel yang akan terjadi dari sejumlah pilar penting yang dimiliki oleh kedua skuat di laga sore nanti:


TEROR TIGA BOMBER HAUS GOL

Sepanjang babak penyisihan grup maupun babak delapan besar, Arema sukses menorehkan prestasi yang tidak bisa dilampaui klub lain. Prestasi tersebut adalah tampil sebagai klub paling banyak menjebol gawang lawan. Khusus di babak delapan besar, anak asuh Suharno sukses menggelontorkan 14 gol ke gawang rival mereka. 14 gol hasil kreasi Samsul Arif dan kawan-kawan ini adalah yang terbaik di antara kontestan lainnya.
Arema memang memiliki barisan penyerang kelas wahid untuk ukuran ISL. Nama seperti Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, dan Samsul Arif merupakan jaminan mutu bagi ketajaman lini depan Singo Edan. Tak percaya? tengok saja perolehan gol ketiganya. Samsul memimpin dengan koleksi 16 gol, disusul Gonzales dengan catatan 15 gol, sementara Beto mampu mencetak 11 gol. Ketajaman para penyerang Arema ini akan menjadi teror utama bagi gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.


LINI TENGAH MAKIN SOLID

Sempat tampil kurang stabil pascapulih dari cedera, kini Ahmad Bustomi mulai tampil konsisten. Kembali apiknya performa Bustomi semakin melengkapi kekuatan lini tengah Arema. Bersama Gustavo Lopez dan Juan Revi, kapten tim Arema tersebut akan menjadi kekuatan sentral di lini tengah Arema.

Kombinasi tiga pemain tersebut akan membuat lini tengah Arema tampil solid. Juan Revi bertugas mematahkan setiap serangan Persib, serta menjaga ketat Makan Konate. Bustomi bertugas sebagai pengatur ritme permainan dan distributor bola. Sementara itu, Gustavo akan menjadi pelayan bagi trio Samsul-Gonzales-Beto.

DUKUNGAN PENUH SUPORTER
Pemindahan venue pertandingan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno ke Stadion Jakabaring rupanya tak membuat semangat Aremania mengendur. Aremania dipastikan akan tetap membirukan salah satu sisi tribun di Stadion Jakabaring, meskipun jarak antara Malang ke Palembang cukup jauh.
Dukungan Aremania ini tentu akan menjadi tambahan tenaga ekstra bagi para penggawa Singo Edan. Victor Iqbonefo dan kawan-kawan tentu tidak ingin melihat Aremania yang sudah mendukung kecewa. Kemenangan adalah ganjaran yang pantas diberikan bagi Aremania yang rela melakukan perjalanan jarak jauh dari Malang ke Palembang.

PENGARUH IWAN BUDIANTO

Semenjak gelaran babak delapan besar Indonesia Super Liga (ISL) selain jajaran pelatih, ada satu sosok sentral yang selalu berada di bench saat Arema sedang bertanding. Dia tak pernah absen baik saat laga kandang maupun kandang. Sosok tersebut adalah sang chief executive officer (CEO) Arema Cronus, Iwan Budianto.

Pengaruh kehadiran Iwan sangat krusial bagi skuad Singo Edan pada musim ini. Tak sekadar CEO, Iwan adalah motivator ulung yang bisa melipatgandakan semangat juang Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. Tuah kehadiran Iwan di antaranya adalah saat Arema membantai Persipura 3-0 di kandang, serta menahan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim dengan skor 2-2, 29 Oktober lalu.

MOTIVASI BERLIPAT TAKLUKKAN PERSIB
Hanya satu tim yang belum pernah dikalahkan oleh Arema sepanjang kompetisi ISL musim ini, yaitu Persib. Dalam dua kesempatan duel di musim ini, tak sekalipun Arema mampu mengalahkan Persib. Arema hanya mampu menahan Persib 2-2 di kandang, dan menelan kekalahan 3-2 saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat.
Nah, Arema tentu sangat bernafsu mematahkan catatan belum pernah menang lawan Persib. Kemenangan pada laga ini akan bermakna ganda bagi skuat Singo Edan. Selain menghapus catatan minor atas Maung Bandung di musim ini, kemenangan juga akan mengantar Arema ke final ISL 2014
Demikian prediksi yang dikutip dari goal dot com, semoga saja tim yang kita banggakan bisa menang sore ini di dalam laga semi final isl 2014, entah kamu pendukung Persib atau Aremania sejati, yang penting bisa damai dan tidak anarkis kalau tim kalian kalah ya, demi kemajuan sepakbola Indonesia ya kawan. sekian breaking news sepakbola siang ini.

Pelatih Belanda Akan Gantikan Indra Sjafri?


Info sepakbola pagi ini ada berita dari PSSI soal Pelatih Indra Sjafri, Setelah dinilai gagal memenuhi target yang diberikan oleh PSSI kepada INdra Sjafri di Piala Asia 2014 kemarin, Akhirnya PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Pelatih Indra Sjafri, Namun PSSI pun akan membantu Indra untuk menambah ilmu kepelatihannya supaya lebih baik dikemudian hari.

“Tentu kita akan membantunya (Indra Sjafri) dalam rangka menambah ilmu kepelatihannya” terang Ktum PSSI Djohar Arifin Husin Setelah beliau bertemu Menpora Imam Nahrawi DI Kemenpora Jakarta pada hari senin kemarin


Status Indra Sjafri sendiri menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya dipatenkan didalam sebuah rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta,pada hari Minggu (2 November/2014). Hal ini diputuskan lantaran pelatih lahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu dinyatakan telah gagal memenuhi target yang diembannya.

Padahal memang tidak semudah itu, Target apa sebenarnya yang diberikan oleh PSSI pada ajang Piala Asia 2014 di Myanmar? Ternyata adalah bisa masuk semifinal. Namun sayangnya, Evan Dimas dan teman-teman tidak sukses lolos dari penyisihan grup. Gagalnya timnas muda tersebut juga memupus harapan timnas lolos ke ajang bergengsi Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun yang akan datang.

Djohar juga menambahkannya, dengan keluarnya Indra, pasti ada kekosongan di bagian pelatih Timnas Indonesia U-19, Untuk itu pihaknya akan berusaha secepatnya untuk mencari pengganti Indra Sjafri.Tindakan itu dilakukan supaya persiapan dari timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional akan terasa lebih mudah.

"Rencananya sih akan memakai jasa pelatih asing. Tetapi sampai saat ini belum ditetapkan," ungkap mantan Staf Ahli Kemenpora tersebut.

Konon, Sebelum menetapkan seorang pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI terlebih dahulu akan menunjuk seorang Direktur Teknis yang akan membantu mempersiapkan tim maupun pelatih. Menurut Informasi yang beredar, calon Direktur Teknis tersebut berasal dari Belanda.

Soal pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut Piala Asia kemarin, Djohar menegaskan jika jasanya akan tetap digunakan. Sesuai dengan rencana, Evan Dimas dan kawan-kawan dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sementara itu dilain pihak, Indra Sjafri menegaskan tidak kecewa menyoal dengan keputusan dari PSSI. Pihaknya menngklaim, selama menangani Timnas Indonesia U-19 sudah berusaha keras memberikan semua kemampuan terbaiknya. Hasilnya pun empat prestasi sudah dicatat yaitu dua kali juara HKFA, jadi juara Piala AFF 2013 dan bisa lolos ke Piala Asia 2014.

"Saya puas sudah mengabdi kepada bangsa dan negara. Kalau tidak dibutuhkan lagi, saya tidak masalah," ungkap Indra saat dikonfirmasi.

Minggu, 02 November 2014

PSSI akan akhiri kerja sama dengan pelatih Indra Sjafri

Info sepakbola dari Jakarta - PSSI mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Indra Sjafri setelah pelatih asal Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat tersebut gagal meraih target saat membawa Timnas Indonesia U-19 pada gelaran Piala Asia U-19 di Myanmar beberapa waktu yang lalu.

"Setelah Timnas U-19 tidak mampu lolos ke babak selanjutnya, maka pelatih dan official tim juga berhenti," itu menurut Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu malam.

Jika saja Timnas Garuda Jaya sukses merealisaikan targetnya yaitu bisa masuk empat besar Piala Asia 2014 dan akhirnya bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, kerja sama dengan pelatih  Indra Sjafri tentunya akan terus dilangsungkan.

Walaupun sudah memutuskan masa depan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Joko Driyono hingga saat ini belum menentukan untuk calon pengganti Indra. Pemilihan pelatih, kata dia, baru akan diputuskan dimana setelah posisi Direktur Teknissudah terisi.

"Kami berharap posisi Direktur Teknis sudah ada Desember nanti. Selanjutnya akan mendampingi PSSI untuk menentukan pelatih baru," kata Joko menambahkan.

Meski posisi pelatih akan digantikan, Namun pemain Timnas Indonesia U-19 yang turun di Piala Asia 2014 lalu kemungkinan besar kalau jasanya akan kembali dipakai. Rencananya pemain muda ini akan difokuskan untuk menghadapai SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 mendatang.

Cerita yang berbeda dialami oleh pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang ini ternyata masih dipercaya oleh PSSI salasatunya untuk mengarsiteki Timnas Garuda Muda terutama untuk menghadapi SEA Games 2015 di Singapura nanti.

Cumannya, tidak lanjut akan kerja sama teersebut tergantung dari kemauan dariAji Santoso sendiri. Saat ini PSSI masih menunggu kesanggupan dari mantan pelatih Persebaya Surabaya meski pelatih berusia 44 tahun ini dincar salah satu klub Indonesia Super League (ISL) yaitu Persija Jakarta. (*)

Minggu, 12 Oktober 2014

Hasil Pertandingan ISL 8 Besar: Arema Vs Persipura, 3-0 Untuk Arema


Info bola nasional, ada Arema Cronus yang berhasil mencatatkan poin sempurna usai menggebuk tamunya Persipura Jayapura dengan skor 3-0, pada kelanjutan laga grup K babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 ini yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (12/10) malam tadi.

Dengan torehan hasil positif ini, tim Singo Edan kembali mengambil alih posisi puncak pimpinan klasemen digrup K dari rivalnya Semen Padang. Arema sementara ini sudah mengoleksi tujuh poin dari tiga perandingan yang telah dijalaninya. Sementara itu sang tamu Persipura berada di posisi ketiga dengan raihan poin 3 saja, dan juga masih dari hasil tiga pertandingan.

Jalannya Babak pertama

Arema bertanding dengan status tuan rumah langsung terlihat menggebrak lini pertahanan Persipura semenjak menit pertama berdetik dalam pertandingan. Beberapa kali variasi serangan yang dilakukan Arema masih bisa diredam oleh para pemain Persipura.

Lalu Samsul Arif pun berhasil memecahkan kebuntuan Singo Edan (Arema) tepat pada menit ke-15 melalui sepakan penalti yang ditendangnya. Penalti diberikan oleh wasit setelah sebelumnya Bio Paulin melakukan hand-ball di dalam garis kotak terlarang.

Sukses unggul satu gol buat Arema, membuat motivasi para penggawa Singo Edan semakin beringas. Meski, Persipura juga tak tinggal diam dengan begitu saja, tak ingi dipermalukan Arema. Mereka pun meladeni permainan Arema dengan sengit. Serangan pun dilancarkan oleh Boaz Solossa dan kawan-kawannya, namun sering kali bisa dipatahkan barisan pertahanan Arema.

Tercatat ada beberapa peluang yang dihasilkanoleh  tim tamu, Akan tetapi masih belum membuahkan hasil. Begitu pula, peluang emas yang didapatkan oleh Samsul dan juga Cristian Gonzales juga masih bisa digagalkan oleh sektor pertahanan dari Arema.

Akhirnya wasit pun meniupkan peluit tanda babak pertama berkesudahan, skor masih tetap 1-0 untuk Arema.

Jalannya Babak kedua

Persipura yang posisinya tertinggal satu gol dari tuan rumah, langsung tampil mengambil inisiatif serangan lebih dulu ke arah lawan. Dan akhirnya , Peluang emas pun didapatkan oleh tim Mutiara Hitam ketika masuk menit ke-49, namun sayangnya umpan manis dengan sodoran di depan gawang Arema gagal dikonfersikan menjadi gol oleh Robertino Pugliara dan Gerald Pangkali.

Sebagai tuan rumah Arema juga belum kehilangan ritme permainan mereka nampaknya. Serangan  demi ancaman juga terus dilesatkan ke gawang Persipura. Samsul Arif pun mencoba menambahkan gol keduanya pada laga kali ini, melalui sepakan kerasnya. Tapi sayangnya masih bisa diblok oleh Yoo Jae Hoon, Dan bola muntah di depan mulut gawang juga tidak berhasil dimanfaatkan pemain Arema yang lainnya.

Dua menit berlalu, usaha dan akselerasi Samsul yang diakhiri dengan tembakannya ke gawang Persipura lagi-lagi masih bisa diblok kembali oleh Yoo Jae Hoon. Sehingga akhirnya Samsul pun kembali berhasil menaklukkan kembali kiper Persipura Yoo Jae Hoon pada menit ke-59, untuk mengubah papan skor menjadi 2-0 untuk Arema.

Setelah gol tersebut, Persipura semakin sulit untuk keluar dari tekanan Arema. Bahkan, Beto kembali mengancam mulut gawang dari Persipura pada menit ke-69 laga itu. Beruntung, bola hasil tendangan Beto kembali bisa dipatahkan oleh Yoo Jae Hoon.

Hingga akhirnya pemain Persipura semakin frustrasi dibuatnya, yang akhirnya mereka pun melakukan permainan keras bahkan cenderung kasar. Dan salah satunya adalah, tekel keras Gerald Pangkali kepada gelandang Arema Juan Revi di menit ke-72, yang membuat wasit harus memberikan kartu merah kepada Gerald karena ulahnya tersebut.

Kesempatan bagi Singo Edan, Sadar kalau unggul jumlah pemain, Arema semakin leluasa saja untuk membombardir pertahanan sang juara bertahan. hingga akhirnya Cristian Gonzales sukses memperbesar keunggulan bagi Arema Cronus menjadi 3-0 tercatat di papan skor, pada masa injury time. Skor tersebut bertahan hingga berakhirnya pertandingan.

Susunan pemain kedua tim:

Arema Cronus
Pelatih: Suharno

1 Kurnia Meiga; 32 Victor Igbonefo, 2 Purwaka Yudi, 6 Thierry Gathuessi, 87 Al Farisi; 77 Juan Revi, 19 Ahmad Bustomi, 8 Gustavo Lopez; 11 Samsul Arif,  10 Cristian Gonzales, 9 Alberto Goncalves,

Cadangan: 31 Ahmad Kurniawan, 7 Benny Wahyudi, 44 I Gede Sukadana, 8 Irsyad Maulana, 41 Dendi Santoso, 15 Sunarto,17 Hendro Siswanto,

Persipura Jayapura
Pelatih: Jacksen F Tiago

Pemain Persipura: 1 Yoo Jae Hoon; 45 Bio Paulin, 44 Yohanis Tjoe,  21 Yustinus Pae; 12 Nelson Alom, 11 Imanuel Wanggai, 10 Robertino Pugliara, 14 Ruben Sanadi,15 Gerald Pangkali; 13 Ian Kabes, 86 Boas Solossa

Pemain Cadangan: 20 Ferdiansyah, 49 Jaelani Arey, 31 Dominggus Fakdawer, 25 Titus Bonai, 18 Riky Kayame, 17 Ferinando Pahabol ,5 Izaac Wanggai,

Hasil Indonesia U19 vs Australia U19: 0-1 Untuk Australia


Berita sepakbola kali ini 13 oktober 2014 datang dari timnas U 19 yang hancur lebur di Piala AFC,
Dimana langkah Garuda Jaya di Piala Asia U-19 terpaksa berhenti sampai di sini setelah dikalahkan Australia U19 dengan skor tipis saja yaitu  1-0. jadi, harapan jutaan masyarakat Indonesia untuk bisa menonton Evan Dimas cs di Piala Dunia harus ditunda dulu sepertinya ya.

Meski hanya sedigit gol dari Jaushua Sotirio namun mampu memaksa Indonesia U-19 mengakhiri perjalanan mereka di Piala Asia U-19 kali ini. Seperti diketahui kalau Garuda Jaya membutuhkan kemenangan di Thuwunna setelah pada laga sebelumnya membukukan kekalahan 3-1 dari timnas Uzbekistan, tapi harapan tinggallah harapan, semuanya sirna sampai disini.

Dengan hasil kekalahan beruntun kali ini membuat Indonesia menduduki tempat paling buncit diklasemen Grup B dengan catatan nilai nol hasil dari dua kali pertandingan. Dan pertandingan akhir melawan Uni Emirat Arab naanti tidak akan berarti apa-apa lagi bagi Evan Dimas cs. Sementara itu, dengan hasil positifnya kali ini menjadikan Australia sukses mengoleksi empat poin dan hampir pasti lolos ke babak berikutnya.


Sabtu, 11 Oktober 2014

Jadwal Bola Timnas U-19, Prediksi Indonesia U19 vs Australia


Info bola kembali hadir untuk Jadwal Timnas U-19 serta ada sedikit prediksi Indonesia U19 vs Australia Piala Asia 2014 – Indonesia U19 dijadwalkan akan melakoni laganya kedua AFC Cup 2014 melawan Australia pada hari Minggu, 12 Oktober 2014. Pertandingan ini sendiri bakal disiarkan secara live oleh stasiun terkemuka di jagat televisi yakni RCTI pada pukul 14.30 WIB.

Seperti kita tahu kalau di laga pertama kemarin, Anak asuhan Indra Sjafri harus menelan pil pahit atas kekalahan telaknya dari Uzbekistan dengan skor 1-3. Tentunya dengan kekalahan kemarin sore, membuat Timnas U19 Indonesia mau tidak mau, kuat tidak kuat wajib meraih kemenangan atas Australia dan UEA sekaligus jika ingin melaju kebabak lebih jauh lagi.

Pada laga sebelum-sebelumnya, dua kesebelasan ini sudah pernah beradu skil sebanyak dua kali dengan catatan kurang baik bagi Evan Dimas cs, Australia berhasil meraih dua kemenangan dan sama sekali tak tersentuh kekalahan maupun hnya skor imbang. Kedua kesebelasan tersebut terakhir kali bertanding pada tahun 2011 tercatat saat itu, Timnas Indonesia U19 harus menerima keunggulan Australia U19 dengan skor cukup telak 1-4.

Namun meski begitu, sekarang semuanya sudah jauh berbeda. Indonesia yang menargetkan diri minimal mengenyam uforia ke semi final tentu dipastikan akan bermain all out demi meraih kemenangan di laga vs Australia.

Evan Dimas, Hargianto, dan Maldini, serta Ilham Udin kemungkinan besar bakal menjadi ujung tombak Indra Sjafri untuk membongkar pertahanan serta memborbadirnya lini belakang dari Australia.

Head To Head Indonesia vs Australia :

 Indonesia U19 1 – 4 Australia U19 (AUC)-05,Nov,2011
 Indonesia U19 0 – 0 Australia U19 (AUC)-14,Nov,2009

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia :

Philippines U19 0 – 2 Indonesia U19 (AUC)-10,Okt,2013
Korea Republic U19 2 – 3 Indonesia U19 (AUC)-12,Okt,2013
Indonesia U19 1 – 1 Myanmar U19 (AUC)-05,Mei,2014
Indonesia U19 2 – 6 Thailand U19 (AUC)-05,Sep,2014
Myanmar U19 3 – 0 Indonesia U19 (AUC)-09,Sep,2014

Lima Pertandingan Terakhir Australia :

3,Okt,2013/ Australia U19 7 – 0 Hong Kong U19 (AUC)
5,Okt,2013/ Chinese Taipei U19 0 – 3 Australia U19 (AUC)
7,Okt,2013/ Australia U19 1 – 5 Vietnam U19 (AUC)
5,Sep,2014/ Vietnam U19 1 – 0 Australia U19 (AUC)
7,Sep,2014/ Australia U19 3 – 4 Japan U19 (AUC)

Prediksi Skor Australia vs Indonesia

Australia 2-3 Indonesia

Rabu, 08 Oktober 2014

Demi Jaga Stamina, Serius, Timnas U-19 Bawa Ahli Nutrisi Ke Myanmar



Dan berita bola kali ini datangang lagi dari Pagelaran Piala Asia U19 atau kejuaraan U-19 AFC (yang dahulu namanya Kejuaraan Remaja AFC) Merupakan kejuaraan sepak bola yang sejatinya diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sekedar info kalau diselenggarakannya AFC yang pertama kali pada tahun 1959. Dan sekitar tahun 1959 sampai dengan tahun 1978, kejuaraan tersebut diselenggarakan rutin setiap tahun. Namun semenjak tahun 1980, penyelenggaraannya dirubah menjadi setiap 2 tahun sekali.


Dan kali ini, Indonesia masuk kualifikasi Piala AFC U19, Dan Pelatih tim nasional usia di bawah 19 tahun yaitu Coach Indra Sjafrie, mengatakankalau dirinya ikut memboyong ahli nutrisi bersama skuatnya ke Myanmar agar bisa memastikan kesehatan Evan Dimas dan kawan-kawan dalam rangka mengikuti jalannya Piala Asia U-19.


"Kami cocok saja dengan makanan di sini karena kami membawa sport nutritionist dari Indonesia," kata Indra Sjafri dalam surat elektronik yang dikirimnya kepada Tempo, pada hari Rabu 8 Oktober 2014 kemarin.


Seperti sudah kita tahu, Kalau Piala Asia U-19 akan digelar pada 9 sampai dengan tanggal 23 Oktober 2014 ini di kota Yangon dan Naypyitaw, Myanmar. Seperti dijadwalkan panitia kalau Evan Dimas dan kawan-kawannya akan memulai debut mereka dengan melawan Usbekistan pada tanggal 10 Oktober, di Thuwunna Stadium – Yangon besok sore berarti.



Setelah pertandingan itu, yang diharapkan Tim Garuda Muda menang, Evan cs dijadwalkan menghadapi Australia pada ditanggal 12 Oktober berikutnya di stadion serupa. Selang dua hari kemudian giliran Uni Emirate Arab akan menjajal pasukan Coach Indra Sjafri di Wunna Theikdi Stadium di Naypyitaw.


Namun tak hanya Ahli Nutrisi, Menurut Sekretaris Badan Tim Nasional, yakni Sefdin Syaifudin, mengutarakan kalau Timnas U-19 juga ikut membawa dua orang dokter. Demi memastikan Evan cs sehat selalu. "Untuk memastikan kondisi pemain selalu sehat," terang Sefdin. Sekian info sepakbola kali ini, Semoga timnas U19 jadi juara AFC 2014 ini.

Selasa, 07 Oktober 2014

Inilah Jadwal Pertandingan Timnas U-19 Indonesia Piala Asia 2014 di Myanmar


Bagi sebagian dari kita pasti sedang menantikan pagelaran yang satu ini, Ya piala Asia pastinya, Dan berikut jadwal Timnas U-19 Indonesia untuk pertandingan lengkapnya Piala Asia 2014 di Myanmar. Timnas U-19 sendiri ternyata akan menghuni Grup B pada helatan Piala Asia untuk tahun ini. Lawan-lawan tangguh sudah siap mengancam mereka, seperti Uzbekistan, Uni Emirat Arab, dan juga Australia.

Timnas U 19 Indonesia sendiri merupakan tim kejutan di Piala Asia 2014 tahun ini. PAsalnya, di babak kualifikasi, anak-anak yang diarsiteki oleh pelatih Indra Sjafri ini sukses mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2. meski begitu itu.itu adalah pertandingan dimasa lampau yang terjadi pada tahun lalu pastinya. Dan sekarang ini kondisi sudah banyak perubahan. Tim lain yang lebih kuat juga menanti mereka di Grup B.

Pertandingan pertama Evan cs atau Indonesia U19  dijadwalkan akan gelar pada hari Jumat, 10 Oktober 2014. Lawan yang dihadapi pun cukup tangguh, yakni ada Uzbekistan. Laga ini pastinya harus dimenangkan oleh Evan cs di skuat Timnas U-19. Lantaran, tim terkuat di grup meeka ini, dimana ada Australia akan bertemu dengan Uni Emirat Arab. Mendapatkan poin penuh sebelum bertanding melawan Australia, sehingga bisa menambah kepercayaan diri timnas U19 yang berjuluk Garuda Muda tersebut.


Setelah selang dua hari kemudian, Timnas U-19 akan bertanding kembali. Dimana ada Australia yang siap menguji mereka. Dalam laga kali ini, Garuda Jaya akan mengukur kekuatan kemampuan mereka yang sesungguhnya. Apakah mereka sudah layak untuk menjadi petarung handal di level Asia atau belum, atau malah sebaliknya selama ini kita terlalu membangga-banggakan anak-anak muda dengan penuh harapan ini.

Lalu ada pertandingan pamungkas/akhir akan melawan Uni Emirat Arab. Inilah lawan yang cukup familiar lantaran pada awal tahun ini Evan cs bisa mengalahkan UEA dengan skor telak 4-1. Tapi masalahnya apakah sejak saat itu UEA tidak mengalami pererkembangan? Ataukah malah sebaliknya, Timnas U-19 mengalami kemunduran? kita lihat saja nanti hasilnya, dan laga penutup grup B ini akan dimainkan dihari Selasa, tanggal14 Oktober 2014.

Semua pertandingan Timnas U-19 di Piala Asia 2014 kabarnya akan ditayangkan oleh RCTI dan bisa disaksikan secara live. Besar harapan kita untuk Piala Asia ini, Semoga Indonesia tidak hanya sekadar menjadi peramai saja. Kalau perlu Evan Dimas dan kawan-kawan mampu mengantongi tiket ke empat besar, Yang artinya bisa merumput ke Piala Dunia U-20.

Jadwal Pertandingan Grup B Piala Asia 2014

[10 Oktober 2014]
Uzbekistan vs Indonesia 16.00 WIB (live RCTI)
Australia vs UEA Jam 19.00 WIB

[12 Oktober 2014]
UEA vs Uzbekistan 19:00 WIB
Indonesia vs Australia JAm 16:00 WIB (live RCTI)

[14 Oktober 2014]
Uzbekistan vs Australia Jam 19:00 WIB
UEA vs Indonesia 19:00 WIB (live RCTI)

Senin, 06 Oktober 2014

Indra Sjafri Akui Timnya Lebih Asyik Melawan Tim Arab Atau Jangkung


Pagelaran Piala Asia tinggal menghitung hari saja, Do'a serta harapan tertumpu kepada Timnas U 19 yang menjadi andalan publik sepakbola nasional, dan pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengatakan kalau anak asuhnya memang lebih enjoy kalau melawan tim atau rivalnya yang berasal dari kawasan Timur Tengah. Seperti kita ketahui bersama, pada Piala Asia U-19 2014 yang dimulai 9 Oktober nanti, Timnas Indonesia U19 tercatat menghuni di grup B bersama Australia, Uzbekistan, serta Uni Emirat Arab, itu artinya 2 dari tiga tim lawan berasal dari negara Arab.

Seperti dilansir goal indonesia Indra mengungkapkan seperti ini"Ya, kalau lawan tim dari Timur Tengah, anak-anak mainnya lebih enakan. Orang-orang dengan postur tinggi biasanya takut dengan tim-tim yang bermain dengan mengandalkan kecepatan. Makanya, seperti halnya tur Spanyol kemarin dimana Atletico Madrid B dan Valencia B kesulitan lawan kami. Meski begitu, Saya anggap kekuatan tiga tim lainnya di grup B nanti semua sama bagusnya," terang Indra.

Dengan jelas pelatih yang berumur 51 tahun tersebut menganggap kalau jadwal pertandingan timnya di Piala Asia U-19 sangat menguntungkanvan Dimas cs, Pasalnya bermain di jam yang tidak terlalu panas oleh sinar matahari. "Yang menguntungkan bagi kami yaitu dijadwalkan bermain di laga pertama jam pada tiga siang/sore, Lalu berikutnya melawan Australia pada jam 3 siang juga," terangnya.

Wah jadi sudah tidak sabar ya, Kalau Anda pecinta sepakbola sudah pasti merasakan hal yang sama, Indonesia U-19 sendiri dijadwalkan akan melakoni laga perdananya dengan melawan timnas Uzbekistan dan digelar di Stadion Youth Training Centre, Yangon, pada tanggal 10 Oktober 2014 nanti. Pada perhelatan ini, tim Garuda Jaya tidak muluk-muluk, Mereka hanya menargetkan setidaknya mampu menembus babak empat besar atau semi final saja, sehingga dengan begitu, dipastikan akan mendapatkan tiket untuk merasakan aromakompetisi Piala Dunia U-20 periode 2015, Ya,, semoga saja mimpi Indonesia untuk bisa tampil di Piala Dunia bisa terwujud ya, mari kita doakan bersama. src : goal.

Kamis, 25 September 2014

Evan Dimas, Ilhamudin Dan Dinan Di Lirik Barcelona?



Selesai sudah pemusatan latihan di Spanyol, Dan ternyata, Usai laga kontra Barcelona B, Pelatih Barca B mengaku Tertarik Pada Evan Dimas & 2 Pemain Timnas U-19 lainnya. Setelah bermain melawan Timnas Indonesia U-19, ternyata ada tiga pemain yang membuat pelatih Barcelona B, Eusebio Sacristan mengutarakan ketertarikannya. Salah satunya adalah Evan Dimas yang perannya di lini tengah timnas U-19 sangat menonjol. Lalu siapa dua pemain lainnya?

Pertandingan ujicoba Barcelona B vs Timnas U-19 memang mendapatkan sorotan dari media dunia. Bukan lantaran timnas U-19 adalah tim yang berkualitas dunia, Akan tetapi terlebih lantaran penyerang baru mereka yakni Luis Suarez bermain di pertandingan ini. Dimana laga ini adalah penampilan pertama bagi Luis Suarez selama 90 menit pertandingan setelah Suarez dihukum FIFA Karena menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.

Bertanding melawan Timnas U-19 yang memang punya level di bawah mereka, membuat Barcelona menang besar 6-0. Luis Suarez sendiri sukses mencetak gol. Sementara Bek baru Barcelona, Thomas Vermaelen yang juga dicoba kebugarannya di pertandingan tersebut, dan mampu membobol gawang tim asuhan Indra Sjafri tersebut. Lalu, dengan kemenangan telak itu apakah Barcelona memandang remeh timnas Indonesia U19 setelah laga tersebut?

Ternyata tidak sob. Manager Indra Sjafri mengatakan, kalau ia bertemu dengan Eusebio Sacristan, yang bertindak selaku pelatih kepala Barcelona B seusai pertandingan. Tidak hanya itu saja ternyata, tim pelatih Timnas U-19 juga melakukan diskusi dengan staf kepelatihan Barca yang lain. Dari forum itulah terungkap bahwa Barcelona menaruh perhatian kepada pemain dan juga pada permainan timnas U-19.

“Mereka bilang permainan kami tidak jelek. Tapi memang skill antara pemain kami dan mereka sangat berbeda,” terang Indra Sjafri membeberkan hasil diskusinya.

Lebih daripada itu, ada tiga penggawa dari timnas U-19 yang juga jadi sorotan Barcelona. Namun tidak bermakna kalau Barca ingin mendapatkan tiga pemain tersebut, Akan tetapi paling tidak Eusebio Sacristan menilai tiga pemain tadi berpeluang menjadi bintang. Lalu siapa sajakah pemain tadi??

“Mereka (tim pelatih Barcelona) mengatakan kepada kami, bahwa mereka bilang tertarik dengan tiga pemain kami, yaitu nomor enam (Evan Dimas), nomor 20 (Ilham Udin) dan nomor sembilan (Dinan Javier). Mereka menyebut tiga pemain ini sangat potensial untuk menjadi bintang sepakbola,” tutup Indra Sjafri. src: berbagai sumber

PREVIEW Asian Games 2014: Korea Utara U-23 vs Indonesia U-23 Sore Ini



Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan akan melakoni laga krusial dengan melawan Korea Utara U-23 pada babak 16 besar Asian Games 2014 yang dihelat di Stadion Ansan-Wa, Jumat (26/914) hari ini. Lantaran, lawan yang akan dihadapi kali ini bisa dibilang sangat berbahaya, lantaran menyandang status sebagai juara grup F.

Yup, Korut U-23 berhasil melaju ke fase ini setelah menumbangkan Tiongkok U-23 (3-0) dan Pakistan U-23 (2-0). Meski demikian,menejer Indonesia U-23, Aji Santoso, mengungkapkan timnya tak gentar untuk menghadapi calon lawannya itu.

Aji sendiri sebenarnya jelang laga ini digelar masih harus bekerja keras untuk membuat mental bermain para penggawanya kembali tumbuh, yangmana kemarin sempat drop, lantaran di laga terakhir fase grup dibantai Thailand U-23 dengan enam gol sekaligus,dan tidak bisa membalas satu golpun. Namun, pelatih berusia 44 tahun itu mengungkapkan timnya siap bangkit dan telah mempelajari kekuatan yang dimiliki oleh skuat asuhan Yun Jongsu itu.

"Korut U-23 merupakan tim bagus yang mengandalkan permainan cepat. Mereka juga kerap melakukan kombinasi bola-bola bawah dan atas," kata Aji.

Akantetapi, dua pemain utama Indonesia masih diragukan bisa main pada laga ini yaitu Ramdani Lestaluhu dan juga Dedi Kusnandar, yang masih dalam pemulihan cedera lutut saat melawan Maladewa U-23. Sedangkan kiper, Andritany Ardhiyasa, sudah bisa dimainkan pada laga nanti sore ini.

Untuk sisanya, Aji bisa menampilkan seluruh pemain terbaik yang direrutnya seperti halnya ada Ferdinand Alfred Sinaga, Achmad Jufriyanto, Victor Igbonefo, Manahati Lestusen, Alfin Tuasalamony, maupun Bayu Gatra Sanggiawan. Mereka harus bisa mengimbangi kelebihan yang dimiliki Jang Songhyok dan kawan-kawan.

Konon, Ferdinand pun telah bertekad akanl kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang musuh pada laga nanti. "Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan mengangkat tim. Kondisi saya dan pemain lainnya sangat bagus," ujarnya.

Di samping persiapan ini itu, tim Garuda Muda juga harus sudah siap untuk mengakhiri laga ini lewat adu tendangan penalti. Aji menuturkan untuk hal yang satu ini, Kalau dirinya sudah melatih Alfin dan kawan-kawannya.

Prakiraan pemain yang diturunkan kedua tim:

Korea Utara U-23: Ri Myongguk; Jang Songhyok, Jang Kukchol], Kang Kukchol], Sim Hyonjin]; Jong Ingwan, Ri Yongjik], Yun Ilgwang, So Hyonuk], So Kyongjin; Ri Hyokchol





Indonesia U-23: Andritany Ardhiyasa; Alfin Tuasalamony], Manahati Lestusen], Victor Igbonefo], Dany Saputra; Achmad Jufriyanto, Rasyid Bakri; Bayu Gatra Sanggiawan, Fandi Eko Utomo, Syakir Sulaiman; Ferdinand Sinaga

Hasil Indonesia U19 VS Real Madrid C Tadi Malam



Malam ini Indonesia U-19 kembali menerima pembelajaran berharga untuk kemajuan sepakbolanya. Dilaporkan dari kota Madrid dengan melawan Real Madrid C. Gawang Indonesia yang dikawal Diki Indriyana harus kemasukkan lima gol tanpa balasan dari Evan Dimas cs, yang dua diantaranya tercipta dari kotak penalti.


Dalam partai yang digelar Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (25 September 2014) malam WIB, Menejer timnas U19 yakni Indra Sjafri senagaja tidak menurunkan kapten Evan Dimas sejak awal, Namun memberikan kesempatan bermain kepada lapis kedua timnas U19, seperti Yabes Roni Malaifani, Irfandi Zein dan Rudolof Yanto Basna yang diturunkan sejak awal laga, setelah di tiga laga sebelumnya mereka belum pernah dimainkan.

Real Madrid C menunjukkan cara bermain sepakbola secara professional, mereka terus menekan pertahanan anak asuh Indra Syafri sejak pluit pertama dibunyikan, Alhasil pada paruh pertama laga itu, Real Madrid C sukses menjebloskan dua gol ke gawang Diki Indriyana.


Dibabak kedua Real Madrid C sedikit mengendurkan tensi serangan, Seperti sengaja memberi kesempatan kepada anak U19 untuk menyerang gawang mereka, namun berbagai upaya timnas U 19 pun tidak berbuah gol, Malahan dibabak kedua mereka harus kebobolan 3 gol, dan sampai menit akhir skor akhir untuk timnas U19 vs Real Madrid 5-0. Semoga sepulangnya dari tur atau pelatnas Spanyol ini Evan dan kawan-kawan bisa mengambil pelajaran untuk karir dan skil mereka untuk membela Timnas U19 Indonesia. Ya semoga saja.

Rabu, 24 September 2014

Hasil Timnas U19 Vs Barselona B, 6 - 0 Untuk Barcelona



Akhirnya Tim Nasional Indonesia U-19 harus mengakui perbedaan kualitas dari Barcelona B yang tampil sangat rapih dan mumpuni, Apalagi mereka diperkuat penggawa senior pemain dunia seperti Luis Suarez dan Thomas Vermaelen . Tim ramuan Indra Sjafri harus rela gawangnya dijebol enam gol tanpa balas (6-0) di mana Suarez mencetak dua gol dalam laga ini dan tampil sampai dengan 90 menit.


Di laga ujitanding ini pula coach Indra mencoba taktik dan komposisi baru ketika mengganti kedua sayap andalan timnas U23 seperti Maldini Pali ldan juga Ilham Udin Armaiyn untuk menggunakan formasi 4-4-2 dengan mentandemkan Dimas Drajat dan Dinan Javier di ujung tombaknya. Sayangnya, Barcelona terlalu kuat dan formasi tersebut pun tidakmerubah keadaan, Evan Dimas dan kawan-kawan terus ditekan sampai 2X 45 menit

Tapi meski begitu, hasil akhir bukanlah penentu, karena ujicoba ini untuk melihat celah yang harus diperbaiki oleh tim peatih, suatu pelajaran yang berarti buat timnas U19 kali ini, mereka harus belajar dari sepakbola professional yang sesungguhnya saat melawan tim sekelas Barcelona B ini.


Dan selanjutnya untuk mengakhiri perjalanan pemusatan latihan kali ini adalah mereka harus menjajal klub besar lainnya dari La Liga, Ya, Mereka harus menghadapi Real Madrid B, Diharapkan Evan Cs mampu belajar dari kekalahan tadi malam, paling tidak mereka bisa memperkecil skor atau mencetak gol ke gawang Real Madrid B pada lagan anti.

Selasa, 23 September 2014

Menghadapi Luis Suarez, Hansamu Yama Tidak Ada Persiapan Secara Khusus



Info sepakbola dari Timnas U23 kali ini, Kabar baik jika itu benar, Rencana akan tampilnya Luis Suarez dalam pertandingan ujicoba antara Barcelona B menghadapi tim nasional Indonesia U-19, pada Rabu (24 September 2014) malam ini WIB, disambut dengan senang hati oleh para pemain dan jajaran pelatih, termasuk palang pintu timnas U23 yakni Hansamu Yama.

Menurut berbagai pemberitaan di media, yang mengatakan kalau Pelatih Barcelona Luis Enrique sebelumnya sudah menyatakan kemungkinan besar Suarez akan ambil bagian di laga yang berlangsung tertutup tersebut. Hal tersebut bertujuan agar supaya Suarez bisa mendapatkan ritme pertandingannya, Dan diharapkan sudah siap tampil bersama Barcelona ketika hukumannya dari FIFA berakhir.

“Suatu kesempatan [bagus] bisa main melawan Suarez. Bisa menambah jam terbang, pengalaman, dan bagaimana rasanya melawan bintang dunia seperti Suarez,” ujar Hansamu seperti yang rilis Goal Indonesia.

Ketika ditanya soal persiapan apa saja untuk menghadapi Suarez, Hansamu menegaskan, tidak ada yang dilakukannya secara khusus. Hansamu sekedar akan berusaha bermain bagus untuk mencegah Suarez membahayakan ke gawang tim Garuda Jaya.


“Tidak ada (persiapan khusus). Berusaha tampil bagus saja besok [malam ini], agar [Suarez] tak bisa melewati (barisan pertahanannya),” terang Hansamu. Seperti halnya dikutip dari goal Indonesia

Kabarnya Suarez Akan Perkuat Barcelona B Saat Menjamu Timnas U23



Masih berita sepakbola untuk Timnas U23 dari Spanyol, Dikabarkan kalau Luis Suarez yang baru saja didatangkan ke Barcelona dari Liga Inggris, Liverpool tepatnya, Yakni pada bursa transfer musim panas ini kabarnya akan ikut main saat Evan Dimas menjajal Barcelona B, Seperti diketahui kalau Suarez belum bisa mencicipi laga resmi akibat hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA kepadanya setelah insiden penggigitan tangan Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 yang lalu.



Dan berita teranyarnya kali ini adalah pemain haus gol tersebut akan memperkuat tim Barcelona B dalam laga ujicoba kontra Garuda Muda Indonesia U-19 , Rabu (24 September 2014) malam WIB ini. Demikian seperti dlansir situs Sport .



Mengendus kabar baik tersebut, tentu saja kapten Indonesia U-19 Evan Dimas mengaku senang sekaligus berharap berita itu bena adanya.

"Senang bisa bermain dengan pemain kelas dunia. Jadi, aku berharap Suarez diturunkan," ungkap Evan lewat pesan singkatnya kepada pemburu berita.



Bukan apa apa, Evan mengatakan kalau kesempatan untuk bisa berduel dengan striker yang berkebangsaan Uruguay itu akan jadi pengalaman berharga untuk timnya dan bisa memberi pelajaran bagus buat mereka.

 "Itu akan menambah pengalaman kami pastinya," singkat pemain tengah kelahiran Surabaya tersebut.





Namun, Sampai sejauh ini, dari pihak Barcelona sendiri belum ada pernyataan resmi mengenai kesediaan Suarez untuk bisa tampil memperkuat Barcelona B saat menjamu Garuda Jaya di lapangan latih “Joan Gamper Sport City” nanti malam tersebut.

Senin, 22 September 2014

Piala Asia U-19 Tinggal Menghitung Hari, Ayo! Indonesia Bisa



Waktu terus bergulir, Tidak terasa, kompetisi yang ditunggu-tunggu pun kini sudah dekat di pelupuk mata. Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri akan beradu fisik dan strategi di Piala Asia U-19 Oktober mendatang yang dihelat di Myanmar,

Banyak cara demi persiapan yang matang pun terus dilakukan Tim ini, mulai dari Tur Nusantara, Hassanal Bolkiah Trophy 2014, dan seperti diketahui kalau saat ini mereka sedang melakukan pemusatan latihan di Spanyol dengan harapan dapat mematangkan persiapan menuju Piala Asia U-19 Oktober bulan depan.

Alhasil cukup bagus dan menjanjikan. Penampilan Evan Dimas dkk bisa menunjukkan grafik yang menggembirakan. Walaupun laga perdana berakhir dengan skor 2-1 menghadapi Atletico Madrid B, tapi penampilan Evan Dimas dan Paulo Sitanggang mengundang psanjungan dari staf pelatih Atletico B. Adalah Paulo yang mencetak gol "indah" dari tendangan kerasnya luar kotak terlarang kala itu.

Pada pertandingan kedua, Evan Dimas mampu mencetak gol yang memaksa Valencia B harus puas bermain imbang 1-1. Penampilan Timnas U-19 kembali mendapat komentar positif dari kubu tuan rumah. Cara bermain tim yang bdijuluki "Garuda Jaya" tersebut dinilai telah menampilkan organisasi permainan yang tertata dengan rapih dan baik. Timnas U-19 diprediksi akan mendapat kesuksesan di Piala Asia U-19. nanti.

Memang masih menyisakan dua pertandingan uji coba lain yang mesti dijalani Garuda Jaya di negri Spanyol, yakni meladeni tim pelapis "Barcelona" dan juga "Real Madrid". Persiapan telah memasuki periode yang sangat serius pasalnya, saat ini tim harapan bangsa ini telah menginjak fase akhir dari tiga periode yang disusun Coach Indra Sjafri. Periode pertama persiapan tim adalah persiapan umum, setelahnya persiapan spesifik, dan yang terakhir adalah persiapan pra-kompetisi, demikian seperti dilansir goal.

Calon Lawan Timnas U19 di Piala Asia U-19 mendatang tidak bisa dianggap enteng, karena Uzbekistan U-19, Uni Emirat Arab U-19, dan Australia U-19 sudah menanti dengan persiapan matang mereka bersama timnya. Sebenarnya target Indonesia sendiri tidak muluk-muluk, Dimana adalah mencapai semi-final saja setidaknya, Supaya mimpi banyak warga negri ini untuk bermain di Piala Dunia U-20 bisa tercapai dikemudian harinya.

Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia sangat berarti bagi Timnas U-19 dalam menggapai kejayaan sepakbola Indonesia yang sudah lama menanti prestasi apik, Untuk itu mari kita beri dukungan dan Do'a untuk kejayaan Garuda Muda harapan Bangsa ini.

Indonesia U23 Dicukur Gundul 0-6 Oleh Thailand

Berita sepakbola dari Asian games -- Selesai tampil membanggakan di 2 laga awal penyisihan Grup E Asian Games 2014, Timnas Indonesia U-23 malah dicukur habis di laga terakhirnya oleh Thailand U-23. Perjalanan pasukan Garuda Muda di fase grup pun seolah – hancur diujung jalan.

Indonesia memang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, setelah menang di 2 laga awal. Skuad asuhan Aji Santoso tersebut membuat kejutan di laga pembuka dengan mempermalukan Timor Leste lewat skor akhir 7-0.

Berikutnya,Giliran Maladewa yang dihujam gawangnya sebanyak 4 kali tanpa balas oleh Garuda Muda. Seolah sudah mencapai target lolos dari fase grup, Timnas U-23 seperti coba bermain aman di laga terakhirnya dengan tidak memainkan tim kemenangannya tersebut.

Alhasil, Thailand yang kualitasnya di atas Indonesia pun tak kesulitan untuk menaklukkan Timnas U-23 dalam pertandingan yang berlangsung di Incheon Footbal Stadium, Senin 22 September 2014. Skuad Garuda Muda dipaksa menerima nasib buruk dengan kekalahan menyakitkan 0-6.

Dalam buku catatan statistik laga tersebut, Indonesia hanya mampu menguasai bola dengan angka 38 persen saja, dan hanya melepaskan 3 tendangan saja kearah gawang. Berbeda jauh dengan skuad anak asuh Kiatisuk Senamuang, yang sukses melepaskan 28 tendangan dan 12 di antaranya mengarah ke gawang Timnas U23.

Rotasi Blunder Aji Santoso
Aji Santoso benar-benar melakukan perombakan timnya sampai 70 persen dalam pertandingan tersebut’. Ferdinand Sinaga yang tampil cemerlang di 2 laga sebelum ini, dengan tercatat mencetak 6 gol, kali ini tidak diturunkan sebagai starter, tapi di menit-menit akhir.

Terlihat jelas hanya ada 3 pemain utama yang diturunkan dalam laga ini, antara lain Victor Igbonefo, Dani Saputra, dan, Bayu Gatra. Sementara itu, posisi kiper sendiri diisi oleh Teguh Amiruddin. Kondisi Andritany Ardiyasha memang tidak memungkinkan untuk diturunkan di laga yang dianggap tidak penting ini.

Sayang, gamebling Aji menurunkan lapis keduanya berbuah bencana. Pertahanan Garuda Muda benar-benar terlihat morat marit di dalam mengantisipasi serangan musuh, ujung tombak pun terasa tumpul. Ferdinand yang dimasukkan pada menit 80 pun, tak mampu berbuat banyak, minimal memasukan satu gol.

Sama halnya dengan para suportter Timnas U-23, Aji Santoso pun mengaku kaget dengan kekalahan timnya yang cukup besar tersebut. Dia menyebut para pemain pelapis tak bisa memanfaatkan kesempatan di laga ini dengan cukup baik.

"Kekalahan ini di luar dugaan. Kami tidak punya pilihan lain dan harus menurunkan tim pelapis. Kami cukup menyayangkan hasil ini. Para pemain pelapis juga kurang bisa memanfaatkan kesempatan bermain yang telah diberikan," kata Aji setelah laga pe usai