Minggu, 09 April 2017

Klub-klub yang termasuk kedalam Divisi Utama Sepak Bola Indonesia


http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Bukan hanya Liga Indonesia 1 yang akan bergulir, tetapi divisi utama sepakbola Indonesia juga akan segera digulir pada pertengahan bulan april ini. http://registerakunsbobet.com/  Dan ini lah daftar-daftar klub yang akan mengikuti pertandingan di divisi utama Indonesia.

Divisi Utama
  • 1. Persiraja Banda Aceh
  • 2. PSPS Pekanbaru
  • 3. PSMS Medan
  • 4. PSBL Langsa
  • 5. Persebo Musi Raya
  • 6. PS Bangka
  • 7. Bintang Jaya Asahan
  • 8. Persita Tangerang
  • 9. Perserang Serang
  • 10. Cilegon United
  • 11. Persikad Depok
  • 12. PS Bengkulu
  • 13. Persikabo Bogor
  • 14. Persires Rengat
  • 15. PSGC Ciamis
  • 16. PSCS Cilacap
  • 17. Persip Pekalongan
  • 18. Persika Karawang
  • 19. Persis Solo
  • 20. Persibas Banyumas
  • 21. Persibangga Purbalingga
  • 22. PSIS Semarang
  • 23. PSIM Yogyakarta
  • 24. Persijap Jepara
  • 25. Persibat Batang
  • 26. PSIR Rembang
  • 27. PPSM Magelang
  • 28. Persipur Purwodadi
  • 29. PSS Sleman
  • 30. Martapura FC
  • 31. Madiun Putra
  • 32. PSBI Blitar
  • 33. Persiba Bantul
  • 34. PS Mojokerto Putra
  • 35. Persinga Ngawi
  • 36. Persik Kediri
  • 37. Persepam Madura
  • 38. Persida Sidoarjo
  • 39. Persatu Tuban
  • 40. PSBK Blitar
  • 41. Laga FC Surabaya
  • 42. Perssu Sumenep
  • 43. Persekap Kota Pasuruan
  • 44. Persekam Metro FC Malang
  • 45. Persewangi Banyuwangi
  • 46. PS Sumbawa Barat
  • 47. PS Badung
  • 48. Celebest FC
  • 49. Kalteng Putra
  • 50. Yahukimo FC
  • 51. Persigo Gorontalo
  • 52. Persbul Buol
  • 53. Persigubin Gunung Bintang
  • 54. Persiwa Wamena
  • 55. Pro Duta FC
  • 56. Persih Tembilahan
  • 57. Persipon Pontianak
  • 58. PSBS Biak
  • 59. Persifa Fak Fak
  • 60. Persebaya Surabaya

TVOne Siarkan 355 Pertandingan Liga 1 dan Liga

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Pertandingan Liga Indonesia 1 dan Divisi Utama sebentar lagi akan dimulai. Dijadwalkan akan dilangsungkan pada pertengahan bulan april tepatnya tanggal 15 April 2017. Untuk Tim yang akan ikut serta pada Liga Indonesia ada 18 Klub yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan untuk hak siarnya TVOne resmi menjadi pemegang hak siar untuk Liga 1 dan Liga 2 2017. Hal itu dipastikan oleh CEO PT Visi Media Asia (VIVA), Anindya Bakrie

"TVOne resmi menjadi ekslusif official broadcaster untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Total, akan ada 355 pertandingan yang akan kami siarkan dari dua kompetisi tersebut," ucap Anindya.

Rencananya, TVOne bakal menyiarkan 13 laga per pekan. http://registerakunsbobet.com/  Dengan pembagian, tujuh pertandingan Liga 1 dan enam untuk Liga 2.

"Kami menayangkan laga Liga 2 dengan jumlah yang hampir sama dengan Liga 1. Tentu, tujuan kami agar sepak bola Indonesia kembali menjadi macan Asia," ucap dia.

Laga Liga 1 dan Liga 2 akan dimainkan pada Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin. Waktu sepak mula yakni pukul 15.30 WIB dan 18.30 WIB.

Sementara itu, untuk tim produksi, Anindya mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan tim dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi.

Tim & Skuad Liga 1 Indonesia 2017

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Liga 1 Indonesia adalah tingkat tertinggi kompetesi klub sepakbola profesional Indonesia. Kompetisi ini menggantikan Indonesia Super League pada Januari 2017. Setelah sempat vakum pada tahun 2016, kompetisi resmi yang bergulir di bawah naungan federasi kembali digelar. Namun, ada sedikit yang berubah di kompetisi strata tinggi Indonesia itu.

Hal itu terjadi setelah PSSI menetapkan bahwa nama ISL tak akan lagi dipakai di kompetisi kasta tertinggi. Perubahan nama itu juga mencakup kasta-kasta di bawahnya. 

Untuk jadwal berlangsungnya Liga 1 Indonesia 2017, pada pertemuan Komite Eksekutif PSSI tanggal 14 November 2016 lalu Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, mengungkapkan pembahasan adalah bergulirnya kompetisi reguler untuk 2017 yang kemungkinan besar akan dimulai pada 26 Maret 2017.

PSSI memutuskan mengubah nama kompetisi sepakbola Indonesia musim depan. http://registerakunsbobet.com/  Bukan lagi Indonesia Super League (ISL), namun menjadi Liga 1. Perubahan nama tersebut juga terjadi di divisi-divisi dua dan tiga. Untuk Divisi Utama berubah menjadi Liga Dua, sementara Liga Nusantara menjadi Liga 3.

Untuk operator Liga 1 musim depan, PSSI hingga saat ini belum menentukannya. Sebab semua masih dalam pembahasan apakah tetap mengggunakan PT LI atau operator baru. Selain soal penamaan, PSSI sebelumnya juga mengubah regulasi. Salah satunya, pembatasan usia pemain yang akan tampil di Liga 1 dan juga mengurangi kuota pemain asing.

Tim & Skuad Liga 1 Indonesia 2017

  •  Arema FC
  •  Bali United
  •  Barito Putera
  •  Bhayangkara FC
  •  Persegres Gresik
  •  Madura United
  •  Mitra Kukar
  •  Persela Lamongan
  •  Perseru Serui Persib Bandung
  •  Persiba Balikpapan
  •  Persija Jakarta
  •  Persipura Jayapura
  •  PS TNI
  •  PSM Makassar
  •  Pusamania Borneo
  •  Semen Padang
  •  Sriwijaya FC

Go-jek jadi Sponsor Utama Liga Indonesia 2017

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Salah satu aplikasi transportasi daring atau online, Go-Jek, menjadi opsi sponsor utama Liga 1, kasta teratas liga sepak bola Indonesia, yang akan mulai bergulir per 15 April mendatang.

Hal ini terucap oleh Berlinton Siahaan, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat pertemuan dengan perwakilan klub di Markas Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Makostrad).

"Go-Jek akan menjadi sponsor utama dan titel kompetisi. Ada juga beberapa sponsor lain yang tengah dijajaki," ujar Berlinton seperti dilansir dari JUARA.

Kendati demikian, status sponsor itu tampaknya belum ketuk palu. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengatakan bahwa yang sudah pasti dari Liga 1 adalah jadwal kick-off.

"Pertemuan ini memastikan kick-off Liga 1 jatuh pada 15 April 2015. http://registerakunsbobet.com/  Soal jadwal dan sponsor, akan diinformasikan dalam dua pekan ke depan," ujar Pangkostrad.

Penetapan sponsor memang vital dalam menggerakkan kompetisi. Apalagi, sponsor utama. 

Sponsor utama biasanya berkaitan dengan nama kompetisi di dunia sepak bola Indonesia. Hal itu beberapa kali terjadi beberapa kali, setidaknya jika dihitung dari Liga Indonesia saat kompetisi amatir dan profesional digabung pada 1994.

Pada awal-awal liga, Dunhill dan Kansas bergantian menjadi sponsor kompetisi. Nama liga pun berubah sesuai nama sponsor.

Setelah itu ada Bank Mandiri dan Djarum Super. Terakhir, sebelum PSSI dibekukan oleh FIFA pada 2015, kompetisi kasta teratas tanah air mendapat sponsor dari Bank QNB tetapi hanya seumur jagung.

Selepas sanksi, turnamen sepak bola non-resmi pun tetap mendapatkan sponsor. Torabika menjadi penyokong utama dari Piala Jenderal Sudirman hingga Indonesia Soccer Championship 2016.

Menyambut Liga Indonesia Pertengahan April 2017

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Menyambut 2017, kompetisi bertajuk Liga Super Indonesia (LSI) siap bergulir lagi setelah vakum selama dua tahun. LSI ke-7 nanti diprediksi tidak berjalan seadanya, tetapi dengan dukungan dana yang kuat.

Keberhasilan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) dalam menggelar Torabika Soccer Championship (TSC) berujung positif.

Para partner mengaku puas dengan penyelenggaraan ajang yang notabene hanya sebuah turnamen itu.

Walhasil, partner-partner tersebut disebut ketagihan untuk kembali berkecimpung di ranah sepak bola dalam negeri. Khususnya sponsor resmi yang terdiri dari Torabika, Indosat IM3, BTPN Wow, dan Kuku Bima.

Mereka tak ragu lantaran menganggap sepak bola sangat ideal untuk membangun brand value perusahaan.

Daya jangkau sepak bola, yang mampu menembus semua lapisan masyarakat, menjadi faktornya.

Meski begitu, Torabika, Indosat, BTPN, dan Kuku Bima masih menanti perkembangan yang terjadi pasca-Kongres Tahunan PSSI di Bandung, 8 Januari 2017.

"Terkait liga selanjutnya, kami masih menunggu kejelasan untuk dikaji bersama-sama. http://registerakunsbobet.com/ Yang jelas, sepak bola menjadi bidang yang harus didukung," ujar Division Head Event and Sponsorship IM3 Ooredoo, Benny Hutagalung.

"Kami pun sudah fokus di sepak bola sejak empat tahun lalu, bekerja sama dengan Arema dan Persib. Untuk tahun depan, tentu kami ingin lebih luas," tuturnya.

Ungkapan bahwa sepak bola menjadi media yang tepat untuk membangun merek perusahaan juga dikatakan oleh Kuku Bima.

"Kami sudah berkomitmen. Sepak bola akan kami kejar ke mana pun. Sebab, produk kami cocok di sepak bola," tutur Linawati Suteja, Group Product Manager Kuku Bima.

Komitmen untuk sepak bola nasional itu bukan hanya untuk tataran kompetisi. Walhasil, bukan hanya operator yang bisa bernafas lega, klub juga demikian.

"Soal sponsorship ke liga bisa ya bisa tidak. Kami pun sudah coba bentuk sponsorship dalam bentuk yang lain, yaitu langsung ke klub," kata Adrian Wiryawan selaku Product Manager Torabika Duo.

"Mulai Desember ini, sudah ada logo Torabika di kostum Arema. Kami memang mulai fokus ke klub, selain kompetisi," ujarnya.

Begitu juga yang dikatakan oleh pihak BTPN. "Ada tiga level yang menjadi fokus kami: komunitas, klub, dan kompetisi," ujar Luhur Budijarso, Chief Marketing BTPN Wow.

"Untuk kompetisi tahun depan, kami masih pasif. Tetapi, untuk komunitas dan klub, akan kami kejar," ucapnya.

Bila mereka benar-benar mengaplikasikan hasratnya, tentu LSI tahun depan tak seperti LSI 2012-2013, 2013, dan 2014.

Dalam tiga edisi itu, kompetisi Indonesia berjalan tanpa dukungan maksimal dari partner.

Indikatornya adalah tidak ada nama sponsor utama yang dipakai untuk titel LSI, seperti di LSI 2008-2011 dengan label Djarum LSI.

Tak hanya itu, nilai komersial yang akan didapatkan kompetisi pun bisa bertambah melebihi Rp 450 miliar, yang dikabarkan menjadi harga TSC.

Nilai Rp 450 itu saja sudah 2,5 kali lipat dari nilai komersial yang diperoleh LSI 2014.

Semakin besar angkanya, tentu akan berbuntut pada kesejahteraan pemain. Ketika nilai komersial yang didapatkan operator besar,  dana yang didapatkan klub akan besar juga.

Bila hal itu terjadi, keuangan klub akan stabil dan penyakit penunggakan gaji pemain, yang belakangan masih sering terdengar, bisa dihapuskan.

"Kalau diminta harapannya untuk musim depan, tentu kami ingin memiliki grafik yang terus meningkat," ucap Joko Driyono, Dirut PT GTS yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

"Tetapi, sebenarnya Indonesia masih di klasemen bawah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara yang sudah unggul. Thailand mendapatkan dana untuk kompetisinya 3-4 kali lipat lebih banyak daripada kita." tuturnya.

Joko mengakatan jika ingin nilai kompetisi terus meningkat, operator dan klub harus terus berinovasi agar lebih baik lagi.