Senin, 17 Oktober 2016

Suporter Meninggal saat Perjalanan Tur Tandang, PSIS Berduka

Bola.com, Semarang - Satu anggota kelompok suporter PSIS Semarang yang tergabung dalam Suporter Semarang Extreme (Snex), Adi Candra Wijaya, meninggal dunia pada Sabtu (15/10/2016).

Almarhum meninggal akibat kecelakaan di Majenang, Cilacap, dalam perjalanan dari Semarang ke Ciamis, untuk mendukung PSIS berlaga dalam babak 16 besar ISC B melawan PSGC Ciamis di Stadion Galuh. Ada sekitar 300 anggota Snex dan 1.000 Panser Biru yang melawat dalam tur tersebut.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/

Adi berada dalam rombongan tur suporter PSIS menggunakan sepeda motor lalu menabrak tiang dalam perjalanan. Almarhum dimakamkan pada Minggu (16/10/2016) di Borgota, Semarang.

"Kami atas mama manajemen PSIS turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kami sangat sedih karena suporter telah berjuang mendukung PSIS saat laga tandang. Semoa diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," kata GM PSIS, Khairul Anwar.

Pemakaman tak hanya dihadiri oleh ribuan suporter dari Snex dan Panser Biru, tapi juga manajemen dan pemain PSIS. Salah satu pemain PSIS, Fauzan Fajri memberikan jerseynya kepada keluarga korban sebagai tanda penghormatan.

Kejadian tersebut membuat suporter PSIS yang sedang bereuforia mendukung tim kesayangan di babak 16 besar ISC B berduka. Ribuan suporter baik dari Snex maupun Panser Biru mengantar almarhum dari rumah duka ke pemakaman Borgota pada Minggu pagi.

Ucapan belasungkawa pun hadir dari berbagai kelompok suporter, mulai The Jakmania, Pasoepati, hingga pendukung Persijap Jepara, Banaspati.

Kembali Dipercaya Masuk Timnas Indonesia Abdul Rahman Bangga

Bola.com, Yogyakarta - Bek anyar Bali United FC, Abdul Rahman, kembali ke Timnas Indonesia setelah sekian lama menghilang. Pemain berusia 28 tahun ini terakhir kali memperkuat Tim Merah-Putih pada 2012.

Bagi mantan pemain Persib Bandung ini kembali dipanggil Timnas Indonesia sudah memberinya kegembiraan tersendiri. Itulah mengapa ia tidak mau ambil pusing soal persaingan masuk skuat final Piala AFF 2016.

Abdul Rahman lebih memilih menikmati kesempatan yang diberikan pelatih Alfred Riedl. Apalagi, ia juga baru kembali merasakan atmosfer sepak bola di Tanah Air dengan memperkuat Bali United FC.

Sebelumnya, ia memilih berkarier di klub Timor Leste, Karketu Dili FC, bersama Titus Bonai dan Pactrich Wanggai yang kini memperkuat PSM Makassar dan Madura United.

Saat berbincang dengan Bola.com, mantan pemain jebolan Timnas U-23 ini bercerita mengenai kariernya di Timor Leste hingga klub lamanya Persib. Berikut petikan wawancaranya:

Anda kembali dipanggil Timnas Indonesia. Merasa sudah memberikan yang terbaik?
Masuk timnas jelas sebuah kebanggaan. Yang paling penting menunjukkan kemampuan optimal dan biarkan pelatih yang menilai. Setiap pemain tentu optimistis bisa terpilih, namun buat saya yang paling penting adalah kerja keras.
Anda sempat beberapa bulan bermain di Liga Timor Leste. Adakah perbedaan yang mencolok antara kompetisi di sana dengan di Indonesia?
Jelas dalam hal euforia Indonesia lebih bagus dibandingkan dengan Timor Leste. Di sana, sepak bola masih terus berkembang. Suporter klub belum terlalu banyak dan juga lapangan pertandingan hanya satu.

Namun, hal itu wajar karena liga sesuatu yang baru dan mereka masih terus belajar. Buat saya personal, kesempatan bermain di Timor Leste penting untuk mencari pengalaman.

Setelah petualangan singkat di Timor Leste, Anda memutuskan kembali ke Indonesia
Salah satu alasan saya memilih bermain di sana karena ketiadaan kompetisi di Indonesia setelah sanksi dari FIFA. Setelah semuanya kembali normal, saya ambil keputusan kembali ke Indonesia.

Anda memutuskan bergabung dengan Bali United. Apa yang mendasari pilihan Anda ini?
Pastinya karena coach Indra Sjafri merupakan pelatih bagus. Selama bermain di sana, saya bisa menambah pengetahuan saya tentang semua hal yang berbau sepak bola.

Di tim Bali United banyak pemain muda. Adakah tugas tambahan yang diberikan Indra Sjafri kepada Anda sebagai pemain senior?
Ya, pastinya sebagai salah satu pemain senior saya diminta memberikan contoh yang baik kepada para pemain muda. Buat saya pribadi sama sekali tidak ada masalah dengan permintaan itu karena coach Indra juga inginnya seperti itu.

Ada keinginan kembali ke Persib?
Saya tidak bisa bicara soal itu. Saya punya kontrak sampai Desember tahun 2017 bersama Bali United. Sampai saat ini saya belum ada rencana untuk bermain di klub selain Bali United.

Pelatnas Timnas Indonesia Piala AFF Tak Bisa Digelar di Karawaci

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, meluruskan kabar bila untuk pemusatan latihan tahap keenam yang dimulai pada 20 Oktober 2016 bukan diikuti 40 pemain.

Pikal menjelaskan 40 pemain adalah jumlah yang didaftarkan PSSI ke AFF sebelum 18 Oktober 2016, sementara untuk pemusatan latihan akan diikuti 24 pemain.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengaku akan memasukkan 40 nama pemain untuk didaftarkan kepada AFF. Namun, untuk pemusatan latihan yang rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, mulai 20 Oktober 2016, hanya sebanyak 24 pemain yang akan dipanggil.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
"Kami akan melakukan pemusatan latihan jangka pendek, 20-25 Oktober 2016, dengan memanggil 24 pemain. Akan ada pemain baru di posisi gelandang tengah dan bek kiri. Untuk yang 40 pemain, nama-nama itu yang akan kami daftarkan sebelum 18 Oktober. Dari 40 nama itu, yang kami akan bawa ke Piala AFF 2016 ada 23 pemain," ujar Wolfgang Pikal kepada Bola.com.

Rencananya pemusatan latihan Timnas Indonesia digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, setelah Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci tidak bisa digunakan oleh Timnas Indonesia.

Pemusatan latihan akan diikuti dengan dua laga uji coba tandang. Myanmar dan Vietnam akan menjadi dua lawan uji coba terakhir Timnas Indonesia sebelum berangkat ke Piala AFF 2016.

Piala AFF 2016 akan digelar di Myanmar dan Filipina, dan Indonesia akan menjalani turnamen tersebut di Filipina. Indonesia tergabung bersama Thailand, Singapura, dan Filipina.

Timnas Indonesia akan berangkat ke Filipina pada 16 atau 17 November 2016, di mana Indonesia akan menjadi laga perdana dengan menghadapi Thailand pada 19 November 2016.

Nama-nama Pemain telah didaftarkan untuk mengikuti Piala AFF

BSBN, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, meluruskan kabar bila untuk pemusatan latihan tahap keenam yang dimulai pada 20 Oktober 2016 bukan diikuti 40 pemain.

Pikal menjelaskan 40 pemain adalah jumlah yang didaftarkan PSSI ke AFF sebelum 18 Oktober 2016, sementara untuk pemusatan latihan akan diikuti 24 pemain.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengaku akan memasukkan 40 nama pemain untuk didaftarkan kepada AFF. Namun, untuk pemusatan latihan yang rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, mulai 20 Oktober 2016, hanya sebanyak 24 pemain yang akan dipanggil.

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
"Kami akan melakukan pemusatan latihan jangka pendek, 20-25 Oktober 2016, dengan memanggil 24 pemain. Akan ada pemain baru di posisi gelandang tengah dan bek kiri. Untuk yang 40 pemain, nama-nama itu yang akan kami daftarkan sebelum 18 Oktober. Dari 40 nama itu, yang kami akan bawa ke Piala AFF 2016 ada 23 pemain," ujar Wolfgang Pikal kepada Bola.com.

Rencananya pemusatan latihan Timnas Indonesia digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, setelah Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci tidak bisa digunakan oleh Timnas Indonesia.

Pemusatan latihan akan diikuti dengan dua laga uji coba tandang. Myanmar dan Vietnam akan menjadi dua lawan uji coba terakhir Timnas Indonesia sebelum berangkat ke Piala AFF 2016.

Piala AFF 2016 akan digelar di Myanmar dan Filipina, dan Indonesia akan menjalani turnamen tersebut di Filipina. Indonesia tergabung bersama Thailand, Singapura, dan Filipina.

Timnas Indonesia akan berangkat ke Filipina pada 16 atau 17 November 2016, di mana Indonesia akan menjadi laga perdana dengan menghadapi Thailand pada 19 November 2016.


Djanur Beberkan Kelemahan Persib saat Ditekuk Mitra Kukar

BSBN, Bandung - Persib Bandung kembali harus berakhir menelan kekalahan saat berlaga pada partai tandang. Maung Bandung harus mengakui kemenangan tuan rumah Mitra Kukar dengan skor akhir 2-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (16/10/2016) malam.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman kembali menegaskan kesalahan individual merupakan satu penyebab kekalahan pasukannya di laga tandang selama ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
"Susah juga bicaranya, kesalahan itu berulang-ulang, tapi saya tidak putus asa berusaha untuk memperbaiki terus walaupun kejadiannya berulang-ulang, sudah diperbaiki salah lagi dan salah lagi," ucap Djanur setibanya di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (16/10/2016) siang.


Dikatakan Djanur, jelang melawan Persegres Gresik United, Sabtu (22/10/2016) nanti, ia akan memperbaiki kesalahan-kesalahan dilaga sebelumnya. "Dalam latihan nanti saya akan ingatkan lagi kepada semua pemain, termasuk masalah mental," kata Djanur.

Disinggung dua gol Mitra Kukar yang terjadi lewat tendangan pojok diakui Djanur sebenarnya itu tidak sulit digagalkan jika anak asuhnya bermain penuh konsentrasi.

"Kalau pemain kami konsentrasi sebenarnya bisa digagalkan, tapi semuanya malah bengong dua gol tanpa ada reaksi. Sangat menjengkelkan," tegas Djanur.

Djanur membantah jika strategi yang diterapkannya merupakan akibat kekalahan lawan Mitra Kukar. Ia kembali menegaskan kesalahan individual yang menjadi penyebab kekalahan Persib.

"Babak dua sebenarnya sudah bangkit tapi terjadi kesalahan lagi. Kesalahan babak pertama sudah diantispasi, babak kedua sudah memasukan langsung Sergio van Dijk dan Febri Haryadi untuk membalas gol berhasil, tapi lagi-lagi terjadi kesalahan," ucap Djanur.‪

Jelang melawan Persegres Gresik United, lanjut Djanur, Kim Jeffrey Kurniawan dkk. akan kembali menjalani rutinitas latihan di Bandung mulai Selasa (18/10/2016) dan Kamis (20/10/2016) bertolak ke Bekasi untuk persiapan lawan Gresik. "Ya besok latihan recovery, Kamis kami berangkat ke Bekasi karena Sabtu sudah harus main lagi," ungkap Djanur.

Djadjang Nurdjaman memang harus berkeja lebih keras lagi. Pasalnya, hasil tanpa poin di markas Mitra Kukar membuat Persib Bandung kembali turun peringkat di klasemen sementara TSC 2016. Pada pekan lalu, Persib merangsek ke posisi tujuh dan pekan ini turun ke posisi sembilan.


Pesepak Bola Benua Asia yang Paling Berpengaruh di Indonesia

Bola.com, Jakarta - Keberadaan pemain asing yang berasal dari benua Asia berhasil memberikan warna tersendiri bagi kompetisi di Tanah Air. Mereka berhasil unjuk gigi sejak pintu masuk bagi pemain asing dibuka pada era Galatama, kemudian Liga Indonesia, Indonesia Super League, hingga terkini Torabika Soccer Championship (TSC) presented by IM3 Ooredoo.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Dari sekian banyak nama pemain asing yang pernah beredar di Indonesia, striker legendaris Singapura, Fandi Ahmad, merupakan salah satu yang terbaik. Rekam jejak karier mantan pemain klub Galatama, Niac Mitra itu, di Indonesia berhasil diikuti penerusnya yang juga berasal dari Negeri Singa, Noh Alam Shah.

Selain kedua pemain ini, terdapat beberapa nama pemain impor dari benua Asia yang pantas dipuji karena berhasil menunjukkan kualitasnya saat bermain di kompetisi paling elite di Tanah Air.

Kini jumlah pemain asing asal Asia di klub-klub TSC tak kalah dibanding legiun-legiun impor asal Amerika Latin dan Eropa. Kehadiran mereka memberi warna bagi perhelatan elite sepak bola nasional.

PT Gelora Trisula Semesta, operator TSC 2016 memperbolehkan klub mengontrak empat pemain asing, di mana salah satunya wajib harus berasal dari ranah Asia.

Bola.com coba merangkum 5 pemain asing terbaik dari benua Asia yang punya pengaruh besar saat bermain di Indonesia:

Merah Putih Siap Dikibarkan oleh Suporter Timnas Indonesia di AFF

BSBN , Jakarta - Suporter Timnas Indonesia yang tergabung dalam tur babak penyisihan grup Piala AFF 2016 berencana mengibarkan bendera Merah-Putih raksasa, untuk mendukung skuat Alfred Riedl berlaga.

Bendera yang dibawa merupakan buatan suporter Indonesia yang dimotori Aremania. Bendera yang berukuran satu kali lapangan sepak bola atau 13 ribu meter yang dibuat pada September 2015.

Koordinator tur suporter Timnas Indonesia, Harie Pandiono mengatakan, untuk tur Piala AFF 2016, bendera yang dibawa berukuran 35 meter x 12 meter dan 10 meter x 6 meter. 
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
"Tidak semua bendera kami bawa mengingat jumlah suporter yang mengikuti tur sedikit. Tapi, hal ini tidak jadi masalah yang penting kami memberikan dukungan buat Timnas Indonesia semaksimal mungkin," kata dia.

Rencananya, ada sekitar 15 orang suporter yang mengikuti tur Piala AFF 2016. Mereka tak hanya dari Indonesia, tapi juga dari berbagai negara lain, seperti Malaysia dan Hong Kong. Para suporter juga akan berkoordinasi dengan KBRI di Manila, supaya kegiatan mendukung Timnas Indonesia berjalan lancar.

Para suporter berencana bergabung dengan WNI di Filipina yang ingin mendukung timnas berlaga. Mereka juga ingin menyiapkan yel-yel dukungan dan bila memungkinkan akan bergabung dengan semua penonton Indonesia di Filipina.

Timnas Indonesia akan menjalani laga babak penyisihan Grup B Piala AFF 2016 di Stadion Philippine Sports, Bocaue, Bulacan dan Stadion Rizal Memorial, Manila. Skuat Garuda akan melawan tim-tim kuat, yakni Thailand, Filipina, dan Singapura.

Suporter Indonesia pun realistis peluang Indonesia menjuarai Piala AFF 2016 kecil. Namun, mereka tetap yakin dan memberi dukungan supaya para pemain tampil maksimal meski di luar kandang.

Tukang Jagal di Timnas Indonesia Proyeksi Piala AFF 2016

BSBN, Jakarta - Timnas Indonesia yang absen di persaingan internasional setahun lebih dihadapkan kenyataan pahit hasil undian Piala AFF 2016. Tim Merah-Putih ada di Grup A bersama pelanggan juara dan semifinalis turnamen, macam: Thailand, Singapura, dan Filipina. Menghadapi tim level elite kawasan Asia Tenggara tim asuhan Alfred Riedl harus punya lini pertahanan yang tangguh. Dibutuhkan pemain-pemain tukang jagal sebagai benteng kokoh strategi defensif.

Dalam dunia sepak bola istilah tukang jagal mengacu pada pemain berkarakter keras bahkan cenderung kasar. Ia pemain yang rela melakukan apapun demi mengamankan lini pertahanan. Mendapat hukuman kartu hal yang wajar bagi mereka.


Giorgio Chiellini (Italia), Sergio Ramos (Spanyol), John Terry (Inggris), atau Martin Demichelis (Argentina) deretan pemain belakang 'raja tega' kelas internasional yang permainannya tanpa kompromi. Mereka amat sulit ditembus penyerang-penyerang lawan.

Dari masa ke masa Indonesia punya deretan pemain belakang yang dikenal kejam. Sebut saja Rully Nere, Sugiantoro, Mursyid Effendy, Charis Yulianto, Jack Komboy, yang punya reputasi mentereng dalam mengawal lini belakang.

Peremajaan besar-besaran dilakukan Alfred Riedl menyongsong Piala AFF 2016. Di skuat Timnas Indonesia bertaburan pemain-pemain muka baru. Pelatih asal Austria tersebut dengan berani menepikan pemain-pemain senior, yang beberapa tahun terakhir jadi pelanggan Tim Merah-Putih.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Di sektor belakang pemain-pemain berpengalaman seperti, Hamka Hamzah, Victor Igbonefo, Maman Abdulrrahman, Ricardo Salampessy, serta Wahyu Wijiastanto, hingga saat ini tidak dilibatkan dalam seleksi Timnas Indonesia. Sebuah keputusan berani dari sang mentor, mengingat nama-nama pemain yang disebut adalah tukang jagal lini belakang Tim Garuda di banyak event internasional.

Di dua laga uji coba jelang Piala AFF 2016 melawan Malaysia dan Vietnam, ada delapan pemain belakang dipanggil Alfred Riedl. Beberapa di antaranya sejatinya tidak benar-benar hijau pengalaman, karena pernah membela Timnas Indonesia U-23 dan sesekali senior.

Persaingan memperebutkan posisi inti di sektor pertahanan amat ketat, mengingat kualitas para bek terhitung berimbang. Pastinya tugas mereka jika akhirnya dipilih masuk skuat inti amat berat. Indonesia langsung diihadapkan tiga laga berat di fase penyisihan. Mampukah mereka menjadi tukang jagal berstandar tinggi yang memberi rasa nyaman di sektor belakang?

BSBN menyajikan profil para jagoan lini belakang Timnas Indonesia proyeksi Piala AFF 2016. Bagaimana menurut pandangan Anda kualitas mereka?

Indonesia menuju Piala AFF 2016

BSBN, Jakarta - Boaz Solossa akan tampil pada Piala AFF ketiga selama berkostum Timnas Indonesia yang berlangsung di Filipina dan Myanmar, 19 November-17 Desember 2016.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Berbeda dengan dua edisi Piala AFF sebelumnya, kali ini Boaz menyambut Piala AFF 2016 dengan peran yang berbeda. Bochi, sapaan akrabnya, akan menjadi kapten Tim Merah Putih di turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara.

Striker berusia 30 tahun ini mengaku siap mengemban tugas sebagai kapten tim yang diberikan oleh pelatih asal Austria, Alfred Riedl. Bukan itu saja, Boaz juga termotivasi mengukir prestasi walau Timnas Indonesia terkendala dengan persiapan minim menghadapi Piala AFF 2016.

Pemain yang mengemas 36 cap memiliki keyakinan skuat Timnas Indonesia bisa berbicara banyak di Piala AFF 2016. Optimisme itu tak surut meski Boaz dkk. tergabung di grup berat bersama Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina.

Berikut petikan wawancara Bola.com dengan pemain yang bersinar di Piala AFF 2004 kala masih berusia 19 tahun ini:

Anda diplot sebagai kapten tim di Piala AFF 2016. Apakah tugas ini menjadi beban atau justru membuat Anda termotivasi?

Buat saya tugas sebagai kapten tim merupakan hal yang biasa saja. Yang penting buat saya bagaimana menjalankan tugas dan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.

Skuat Timnas Indonesia ke Piala AFF kali ini banyak diisi pemain baru. Bagaimana menurut Anda?

Buat saya pribadi perekrutan yang dilakukan Alfred Riedl sangat baik karena ada kolaborasi pemain muda dan senior di Timnas Indonesia. Di tim ini ada pemain senior seperti Ferdinand (Sinaga), Zulham (Zamrun), dan saya. Buat saya, ini tim yang bagus.


Akhirnya The Jakmania Melepas Kerinduan untuk Persija

BSBN, Jakarta - Persija Jakarta mempertimbangkan Stadion Patriot, Bekasi untuk menjamu lawan-lawan mereka pada sisa Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. 

Persija baru saja bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ketika menghadapi PS TNI pada pekan ke-23 TSC 2016, Jumat (14/10/2016). Antusiasme The Jakmania pun sangat tinggi untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bermain tak jauh dari ibu kota walau berstatus sebagai tim tamu.

Tingginya antusiasme Jakmania membuat wacana pemindahan laga kandang Persija dari Stadion Manahan, Solo, pun semakin besar. Stadion Pakansari dan Patriot pun menjadi pertimbangan bagi Ferry Paulus untuk menggelar pertandingan kandang Persija, di mana Presiden Persija itu memprioritaskan Stadion Patriot sebagai yang utama.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
"Yang pasti Patriot dan Pakansari itu di bawah Polda yang berbeda. Patriot masih di bawah Polda Metro Jaya sementara Pakansari itu sudah Polda Jawa Barat. Dari informasi yang saya dapatkan, Pakansari sudah sulit sedangkan untuk Patriot kami masih yakin karena masih di bawah Polda Metro Jaya," ungkap Presiden Persija, Ferry Paulus, saat ditemui di Stadion Bea Cukai, Jakarta Timur, Minggu (16/10/2016) sore.

"Kami mengharapkan Patriot. Surat permohonan sudah kami layangkan, tapi memang masih belum ada respons. Kami sangat mungkin menggunakan Patriot karena dari informasi yang kami dapat mereka pun membutuhkan pengguna sebagai pendapatan untuk biaya perawatan stadion. Mungkin akhir Oktober ini kami bisa bermain di sana," lanjutnya.

Ferry Paulus pun mengharapkan agar The Jakmania, Persija, dan pihak kepolisian bisa bekerja sama untuk saling menjaga ketertiban. Menurutnya, bisa bermain tak jauh dari Jakarta adalah kesempatan besar bagi Persija melakukan perbaikan dari sisi finansial dan prestasi.

"Ketika Persija tak bisa main di sini banyak yang hilang. Dari sisi prestasi merosot karena kelelahan yang dirasakan pemain dan juga dari sisi finansial karena sponsor yang sulit datang," kata Ferry.

"Kami berharap Persija bisa bermain di sini dan sponsor bisa melihat bahwa Persija memiliki banyak suporter. Saat Persija main di Manahan dalam dua pertandingan terakhir tidak bisa menembus 3000 penonton. Itu salah satu alasan sponsor sulit datang," ia menambahkan.

Gelar Laga Kandang untuk Persija akan dilaksanakan di Stadion Patriot

BSBN, Jakarta - Persija Jakarta mempertimbangkan Stadion Patriot, Bekasi untuk menjamu lawan-lawan mereka pada sisa Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. 

Persija baru saja bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ketika menghadapi PS TNI pada pekan ke-23 TSC 2016, Jumat (14/10/2016). Antusiasme The Jakmania pun sangat tinggi untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bermain tak jauh dari ibu kota walau berstatus sebagai tim tamu.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Tingginya antusiasme Jakmania membuat wacana pemindahan laga kandang Persija dari Stadion Manahan, Solo, pun semakin besar. Stadion Pakansari dan Patriot pun menjadi pertimbangan bagi Ferry Paulus untuk menggelar pertandingan kandang Persija, di mana Presiden Persija itu memprioritaskan Stadion Patriot sebagai yang utama.

"Yang pasti Patriot dan Pakansari itu di bawah Polda yang berbeda. Patriot masih di bawah Polda Metro Jaya sementara Pakansari itu sudah Polda Jawa Barat. Dari informasi yang saya dapatkan, Pakansari sudah sulit sedangkan untuk Patriot kami masih yakin karena masih di bawah Polda Metro Jaya," ungkap Presiden Persija, Ferry Paulus, saat ditemui di Stadion Bea Cukai, Jakarta Timur, Minggu (16/10/2016) sore.

"Kami mengharapkan Patriot. Surat permohonan sudah kami layangkan, tapi memang masih belum ada respons. Kami sangat mungkin menggunakan Patriot karena dari informasi yang kami dapat mereka pun membutuhkan pengguna sebagai pendapatan untuk biaya perawatan stadion. Mungkin akhir Oktober ini kami bisa bermain di sana," lanjutnya.

Ferry Paulus pun mengharapkan agar The Jakmania, Persija, dan pihak kepolisian bisa bekerja sama untuk saling menjaga ketertiban. Menurutnya, bisa bermain tak jauh dari Jakarta adalah kesempatan besar bagi Persija melakukan perbaikan dari sisi finansial dan prestasi.

"Ketika Persija tak bisa main di sini banyak yang hilang. Dari sisi prestasi merosot karena kelelahan yang dirasakan pemain dan juga dari sisi finansial karena sponsor yang sulit datang," kata Ferry.

"Kami berharap Persija bisa bermain di sini dan sponsor bisa melihat bahwa Persija memiliki banyak suporter. Saat Persija main di Manahan dalam dua pertandingan terakhir tidak bisa menembus 3000 penonton. Itu salah satu alasan sponsor sulit datang," ia menambahkan.


Gunawan Dwi Cahyo Anggap 4 Gol di Persija sebagai Rezeki

BSBN, Jakarta - Bek Persija Jakarta, Gunawan Dwi Cahyo, tercatat menjadi pemain tersubur dalam skuat Macan Kemayoran hingga saat ini. Gunawan pun ingin terus memberikan kemenangan bagi Macan Kemayoran dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/

Gunawan kembali menjadi penentu kemenangan Persija saat menghadapi PS TNI pada pekan ke-23 TSC 2016 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (14/10/2016). Gol yang dicetak pada menit ke-90 mengantar Persija meraih kemenangan 2-1.

Gol tersebut menjadi gol keempat Gunawan di TSC 2016. Dua gol pertama dicetak ketika Persija bertandang ke Stadion Tri Dharma, Gresik, pada 12 Agustus 2016.

Saat itu Gunawan hampir membawa Persija menang sebelum akhirnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Sementara gol ketiga Gunawan tercipta saat Persija menang 2-1 atas Perseru Serui pada pekan ke-21 TSC 2016.

Empat gol tersebut menjadikan Gunawan saat ini sebagai pencetak gol terbanyak di dalam skuat Persija, unggul dua gol dari rekan-rekannya, seperti Ramdani Lestaluhu, Ade Jantra, dan Hong Soon-hak.

Gunawan pun menganggap keberhasilannya itu sebagai rezeki yang diterimanya dan tetap dengan rendah hati menegaskan bahwa mencetak gol adalah tugas dari setiap pemain Persija.

"Kemenangan atas PS TNI adalah hasil yang patut dan harus kami syukuri. Kalau masalah mencetak gol, semua pemain Persija harus bisa mencetak gol. Intinya bagi kami adalah Persija bisa mendapatkan poin penuh dan bagi saya bisa ikut mencetak gol adalah rezeki," ujar Gunawan Dwi Cahyo dalam pesan singkat kepada Bola.com, Sabtu (15/10/2016).

Gunawan Dwi Cahyo pun menegaskan bahwa dirinya akan terus memacu diri untuk terus memberikan yang terbaik kepada Persija. Satu tekad yang selalu ditanamkan adalah bisa terus memberikan kemenangan bagi Persija.

"Ke depan saya sangat ingin bisa bermain lebih baik lagi. Tentu saja selain itu saya ingin selalu bisa memberikan kemenangan untuk Persija," ujar pemain kelahiran Jepara itu.

Persija Jakarta akan menghadapi Arema Cronus dalam pertandingan selanjutnya yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (18/10/2016). Macan Kemayoran bertekad meraih kemenangan demi meneruskan tren positif dan mendongkrak posisi mereka di klasemen. Persija saat ini berada di posisi ke-14 dengan 26 poin dari 23 laga.


Pusamania Borneo FC harus kandas di Tangan Persegres GU dengan skor 2 - 0

BSBN, Gresik - Persegres Gresik United menuntaskan duel sengit kontra Pusamania Borneo FC dengan kemenangan dalam laga pekan ke-24 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu (16/10/2016).
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Duel babak pertama langsung berjalan panas. Kedua tim saling berbalas serangan. Tuan rumah yang pada dua pekan lalu mengalahkan Arema Cronus di kandang tapi dihajar Sriwijaya FC di Palembang berusaha bangkit.

Pelatih Eduard Tjong mengandalkan kecepatan pemain Gresik, salah satunya Ghozali Siregar. Mantan pemain Persiba Balikpapan itu terbukti efektif membuat lini belakang Pesut Etam kerepotan. Pada menit 14, Ghozali membobol gawang Dian Agus setelah melalui halangan Jan Noureddine.

BACA JUGA
Eks Persib Terima Penghargaan Bersejarah Bareng Lee Chong Wei
Persebaya Terancam bila Konflik PSSI Berlanjut
Cerita Pemain Arema Diadang dan Dilucuti Aremania di Cepu
Unggul 1-0, Persegres terlena. Mereka dibalas pada menit 40. Pedro Javier sukses menyarangkan bola ke gawang Dimas Galih lewat aksi sundulan setelah menerima tendangan sudut Zulkifli Syukur.

Tak berselang lama, Patrick Daniel menyelamatkan Persegres lewat sundulan setelah menerima umpan manis Oh In-kyun pada menit 43. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk tuan rumah.

Babak kedua, Pusamania Borneo FC lebih berani melakukan serangan. Pelatih Dragan Djukanovic  menginstruksikan serangan cepat baik dari sisi kiri yang digawangi Jefri Kurniawan maupun Terens Puhiri di sektor kanan. Untuk meningkatkan determinasi, Zulkifli Syukur ditarik digantikan Ricky Akbar Ohorella pada menit 60. Kedudukan masih 2-1 untuk Persegres.

Pusamania Borneo FC menguasai jalannya laga pada babak kedua dengan perbandingan penguasaan bola 57:43 persen. Sementara, tuan rumah yang sudah unggul lebih banyak berkonsentrasi di lini pertahanan dan sesekali memanfaatkan serangan balik. 

Sepanjang 15 menit terakhir babak kedua, Vlavio Junior dkk. mengurung pertahanan Persegres. Namun, mereka masih kesulitan mencetak gol karena Persegres menumpuk tujuh sampai delapan pemain di pertahanan. Bahkan pada lima menit terakhir, seluruh pemain Persegres berada di depan gawang Dimas Galih.

Dimas Galih membuat penyelamatan penting saat Jad Noureddina mendapat peluang dari tendangan bebas pada menit akhir. Hingga laga berakhir tidak ada gol tambahan yang terjadi. Skor 2-1 untuk kemenangan Persegres Gresik United atas Pusamania Borneo FC.

Susunan pemain:

Persegres GU (4-2-3-1): Dimas Galih; Roni Rosadi, M. Rifqi, Achmad Faris, Sigit Meiko; Jusmadi, Oh In-kyun, Sidik Saimima, Ghozali Siregar, Rudi Setiawan, Patrick Daniel.
Pelatih: Eduard Tjong

Pusamania Borneo FC (4-2-3-1): Dian Agus; Diego Michiels, Jad Noureddine, Leo Tupamahu, Zulkifli Syukur; Jefri Kurniawan, Ponaryo Astaman, Flavio Junior; Terens Puhiri, Lerby Eliandry, Pedro Javier.
Pelatih: Dragan Djukanovic

Prediksi Pertandingan PSM Vs Sriwijaya FC: Juku Eja Diwajibkan Menang!

Berita Sepak Bola Nasional, Palembang - Kubu PSM Makassar tak ingin kehilangan poin lagi saat menjamu Sriwijaya FC (SFC) pada pekan ke-24 Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Senin (17/10/2016).
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Hal itu ditegaskan Munafri Arifuddin, CEO PSM, yang ingin Tim Juku Eja segera menembus papan atas kompetisi kasta elite.

"PSM akan tampil di kandang sendiri dengan kekuatan terbaik. Ini modal kami membalas kekalahan atas Sriwijaya FC 0-1 pada pertemuan pertama," ujar Munafri.

Menghadapi SFC, Robert Alberts, pelatih PSM, bisa memainkan Ronald Hikspoors yang terbebas dari akumulasi kartu. Begitu pun dengan Wiljan Pluim yang juga pulih dari cedera ringan. 

Praktis, hanya Luiz Ricardo yang tidak bisa tampil sampai akhir musim karena  cedera engkel. Tapi, absennya Luiz tidak terpengaruh besar.

Tim Juku Eja masih menyimpan striker yang tak kalah tajam, yakni: Ferdinand Sinaga, Rahmat Syamsuddin, Titus Bonay, plus Muchlis Hadi Ning Syaifullo sebagai pelapis.

Selama ini, setiap timnya gagal meraih poin penuh, Robert selalu berkilah, skuatnya tak tampil penuh atau tanpa diperkuat pemain asing.

Menurut Munafri, partai melawan Laskar Wong Kito merupakan salah satu dari empat partai yang pas jadi ajang untuk mengukur kemampuan Robert dan skuatnya menghadapi persaingan musim depan.

Setelah ditekuk Arema Cronus 0-2 pada pekan ke-23, PSM juga akan dijajal Pusamania  Borneo FC dan Persib Bandung. "Kalau kami bisa melewati tiga partai ke depan dengan kemenangan, PSM wajar berharap mengakhiri TSC dengan peringkat lima besar," tegas Munafri.

Robert sendiri mengaku tidak terbebani dengan target manajemen. Pelatih asal Belanda ini mengaku lebih fokus mempersiapkan tim, khususnya menyiasati stamina tim yang tergerus karena jadwal padat.

"Setelah menghadapi Arema, PSM hanya punya waktu dua hari untuk beristirahat. Saya beruntung mental dan semangat pemain tetap terjaga," kata Robert Rene Alberts.

Minggu, 16 Oktober 2016

Pemain Spesial dari Jayapura " Boaz Salosa"

Bolanasional.co-Persipura Jayapura, Boaz Memang Spesial. Kembalianya Boaz Solossa ke Persipura Jayapura disambut gembira oleh Jafri Sastra, pelatih yang belum ini ditunjuk untuk menukangi tim Mutiara Hitam di kompetisi Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Jafri Sastra pun mengakui bahwa Boaz Solossa adalah sosok spesial bagi Persipura.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Pelatih asal Sumatera Barat yang didapuk untuk menggantikan posisi Oswaldo Lessa di Persipura menilai bahwa Boaz Solossa adalah pemain istimewa. “Boaz Solossa ini sangat spesial,” ujar Jafri Sastra di Jayapura beberapa waktu lalu.

“Tidak hanya pintar, tapi dia menjadi panutan dan inspirasi bagi semua pemain. Tidak salah kalau dia disebut ikon Persipura,” lanjutnya.

Boaz Solossa memang sempat meninggalkan Persipura karena kondisi persepakbolaan Indonesia yang masih dilanda polemik. Pemain yang kerap ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia ini bergabung dengan klub Timor Leste, Carsae FC, dengan rencana awal sekitar 6 bilan.

Namun, sulitnya mendapatkan surat izin kerja di Timor Leste membuat Carsae FC mengakhiri kerjasama dengan Boaz Solossa lebih cepat. Setelah bebas kontrak, Boaz Solossa pun langsung bergabung kembali dengan Persipura Jayapura.

“Kami melihat ada peluang untuk memulangkan Boaz Solossa karena ia belum mendapatkan izin kerja di sana (Timor Leste). Puji Tuhan, usaha kami berhasil,” jelas Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano.



“Dengan masuknya Boaz Solossa, maka Persipura kembali ke jalur juara. Semoga tim ini semakin berprestasi demi nama baik Papua,” timpal Manajer Persipura, Rudy Maswi.

Persipura sedang mencari seorang Playmar

Pernyataan evaluasi  ini keluar dari Eduard Ivakdalam, usai melihat Persipura hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di kandang sendiri dalam laga perdana Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 atau Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) belum lama ini.
“Buat playmaker, tugas utama mereka adalah menyervis striker dengan umpan matang. Seorang playmaker juga harus punya wawasan bermain,” papar Eduard Ivakdalam di Papua beberapa waktu lalu.

“Keberadaan sosok playmaker itulah yang saya lihat saat ini masih belum maksimal (di Persipura),” lanjut salah satu legenda hidup sepakbola Papua dan Timnas Indonesia ini.

Eduard Ivakdalam memang pernah menjadi sosok sentral di lini tengah Persipura. Begitu pula dengan Zah Rahan Krangar, gelandang brilian asal Liberia yang pernah memperkuat tim Mutiara Hitam. Menurut Eduard Ivakdalam, saat ini tidak belum ada lagi sosok playmaker yang bisa mengangkat permainan tim Mutiara Hitam.

“Pada pertandingan kemarin (melawan Persija Jakarta) saya belum melihat adanya umpan teroboson yang dikirim ke belakang pertahanan lawan untuk memanjakan penyerang Persipura seperti kebiasaan semasa saya atau Zah Rahan bermain dulu,” paparnya.

Persipura memang gagal memetik kemenangan di Stadion Mandala Jayapura dalam laga perdana sekaligus pertandingan pembuka ISC-A atau TSC 2016 lalu. Bahkan, Boaz Solossa dan kawan-kawan tertinggal terlebih dulu oleh Persija dan hanya mampu membalas melalui eksekusi penalti.

Stadion GBLA Akhirnya Bisa Dipakai oleh Persib Bandung

Berita Sepak Bola Nasional - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa digunakan oleh Persib, terungkap melalui instagram milik pria yang akrab disapa Kang Emil ini @ridwankamil, Selasa (14/6)

“GBLA bisa dipakai Persib. Hanya untuk 20 ribu kursi atau setengah kapasitas penonton. Karena setengah stadion sisanya sedang finishing renovasi. Jangan berani coba2 masuk tanpa tiket. Bobotoh juga biasakan bertanya baik-baik aja da punya nalar. kalo ada apa2 teh jangan pake emosian kuhad kehed. Hatur nuhun,” ujar Ridwan Kamil dalam akun instagramnya.

Postingan Ridwan Kamil di akun instagramnya tersebut hingga Selasa pukul 16.40 telah dikomentari 1.379 follower-nya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mendukung keputusan Pemerintah Kota Bandung dan Kepolisian yang telah memberikan izin pertandingan pekan ketujuh Torabika Soccer Championhsip 2016 antara Persib Bandung vs Mitrakukar di Stadion GBLA, Sabtu 18 Juni 2016.

“Kalau memang memungkinkan ya bagus, kan semuanya, baik itu bobotoh dan warga Jawa Barat Harapannya Persib bisa main GBLA. Kalau memang memungkinkan ya bagus, kita sambut,” kata Ahmad Heryawan, di Gedung Sate Bandung.

Menurut Aher jika izin laga Persib vs Mitrakukar di Stadion GBLA telah dikeluarkan oleh Polda Jabar dan Pemkot Bandung maka tidak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan.

“Terlebih hal tersebut sudah diperhitungkan secara matang. Kalau sudah izin berarti aman dari sisi teknis, sarana prasarana GBLA. Itu bagus. Kan semuanya harapannya Persib bisa main disitu,” katanya.

Gubernur berharap para bobotoh bisa tertib dan tidak melakukan aksi anarkis merusak sarana di Stadion GBLA, yang berada di Kawasan Gedebage Kota Bandung tersebut karena saat ini sedang direnovasi.

“Tentunya kita imbau bobotoh untuk balalageur (bersikap baik), masa iya bobotoh spiritnya merusak, apalagi itu di GBLA. Kita percaya bobotoh bisa menjaga sikap dan ketertiban,” kata Aher.

Suporter PSMS Medan Bakal Kosongkan Stadion Jika Harga Tiket Terlalu Mahal

Medan, Berita Sepak Bola Nasional – Kecewa dengan harga tiket, suporter PSMS Medan bakal kembali kosongkan Stadion dan menolak menonton langsung perjuangan tim kebanggaan mereka berlaga di pertandingan Indonesian Soccer Championship (ISC) B-2016.
http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Seperti yang terjadi saat PSMS mengalahkan PS Bangka, Minggu (17/7) sore lalu. Tiga kelompok suporter, yakni  Kampak FC, SMeCK Hooligan dan PSMS Fans Club tidak ada di dalam stadion. Mereka lebih memilih berorasi di luar, menolak kebijakan manajemen dan pengurus yang menaikan harga tiket pertandingan tim berjulukan Ayam Kinantan itu.

“SMeCK melakukan aksi boikot karena menejemen menaikkan harga tiket sebesar 50 persen. Bukan masalah harganya, tapi alasan mereka (pengurusm red)  menaikkan harga tiket itu tidak masuk akal,” ujar Bani Gultom ketua I SMeCK Hooligan di laman bolahita.

Kondisi nyaman skuat PSMS Medan yang finis diurutab kedua klasemen sementara ISC seri B putaran pertam tidak menghalangi barisan suporter untuk mendemo manajemen dan pengurus. Tak hanya soal tiket, mereka juga menuntut beberapa pengurus untuk segera mundur dari PSMS.

“Kami sudah gerah dengan kinerja jajaran menejemen. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami berharap yang tidak mampu mengurus PSMS agar segera angkat kaki,” desak Bani.

“Kami akan terus beraksi sampai manajemen dan pengurus memberikan respon positi buat suporter,” sambungnya.

Sementara itu, sekretaris umum PSMS, Azzam Nasution heran dengan sikap boikot suporternya. Hanya karena harga tiket lantas melakukan aksi di luar stadion.

“Masa hanya karena tiket sampai demo segala,” sesalnya. Namu  tak bisa dipungkiri bahwa dipertandingan sebelumnya, sumber pendapatan terbesar datang dari suporter PSMS

Laga Semen Padang Kontra Barito Putera Alami Perubahan “Kick Off”

http://bolasepaknasional.blogspot.com/

Berita Sepak Bola Nasional – Laga Semen Padang kontra Barito Putera di pekan ke-24, Indonesian Soccer Championship (ISC) A-2016, yang terjadwal akan berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa (18/10) mengalami perubahan waktu “kick off”, dari semula pukul 21.00 WIB bergeser ke jam 16.30 WIB.

Kepastian perubahan ini, disampaikan panitia pelaksana (panpel) pertandingan “home” tuan rumah berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan oleh operator turnamen PT. Gelora Trisula Semesta, (GTS) kepada pihak panpel.

Media Officer (MO) klub berjulukan Kabau Sirah, Haria Putra menyampaikan pemberitahuan via rilis  di laman portal semenpadangfc.co.id/portal, Jum’at (14/10).

”Kita sudah menerima pemberitahuan tentang perubahan jadwal tersebut dari GTS. Dari awalnya jam 21.00 WIB menjadi jam 16..30 WIB. Otomatis perubahan jadwal main tim senior mempengaruhi jadwal kick off antara SPFC U21 lawan PS TNI U21 yang juga bertanding di hari yang sama,” sebut Arya Fahero, begitu beliau biasa dipanggil.

Sementara itu, jelang menghadapi Barito Putera, jajaran pelatih telah menggelar lagi latihan usai istirahat sehari pasca kemenangan 2-0, versus Perseru, (12/10).

Pelatih Kepala, Nilmaizar dan jajaran asistennya menggenjot Hengki Ardiles dan kawan-kawan dengan materi pemulihan fisik, dilanjutkan taktikal dan strategi.

“Tim istirahat sehari sesudah kemenangan melawan Perseru. Hari Jum’at sudah kembali berlatih. Tadi pagi, Sabtu (15/10) tim menggelar latihan di H. Agus Salim,” kata Arya.

Semen Padang saat ini masih berada di peringkat 6 klasemen sementara ISC A, dengan koleksi poin 35 dari 23 pertandingan.

Dua laga kandang beruntun dijalani Semen Padang. Setelah menjamu Perseru, giliran Barito Putera menyambangi Kota Padang, di laga pekan ke-24.

Selain itu, di hari yang sama tim U21 Kabau Sirah juga bakal melanjutkan perjuangan menggapai angka penuh menjamu PS TNI, dalam lanjutan penyisihan grup A, ISC U21. Sebelumnya, skuad tim yang dilatih Delvi Adri gagal menuai angka penuh, ditahan tamunya Persib U21, 2-2.

Persib Bandung dikalahkan Mitra Kukar dengan skor 1 - 2

http://bolasepaknasional.blogspot.com/
Berita Sepak Bola Nasional Mitra Kukar Kalahkan Persib Bandung 2-1 pada pekan ke-24 Indonesia Soccer Championship (ISC) A di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu (16/10) malam


Persib mencoba memberikan tekanan lebih dulu ke pertahanan tuan rumah. Tapi upaya mereka masih bisa diredam Bayu Pradana dan kawan-kawan.

Meski tampil lebih dominan Persib justru di kejutkan dengan gol cepat yang di cetak tuan rumah. Setelah di menit ke 17 , Septian David Maulana menanduk bola hasil umpan dari tedangan sudut membawa Mitra Kukar unggul sementara 1-0 atas Persib yang bertahan hingga babak pertama usai.

Teertinggal satu gol membuat Persib seperti kehilangan konsentrasi dan kerap membuat pelanggaran. Dua pemain asing, Robertino Pugliara dan Marcos Flores bahkan harus terkena kartu kuning di babak pertama ini.

Satu peluang emas tercipta pada menit ke-39. Sebuah sodoran mendatar dikirimkan Marcos ke tengah kotak penalti. Sayang, Pugliara yang sudah kosong di depan gawang gagal menjangkau bola.

Skor 1-0, bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki pertandingan di babak kedua , Persib langsung bisa menyamakan kedudukan di menit ke 46 lewat sepakan yang di lepas Van Djik yang sukses menjebol gawang Mitra Kukar. Skor pun sama kuat 1-1 membuat pertandingan menjadi menarik lagi.

Yogi Rahadian kembali membuat Mitra Kukar unggul pada menit ke-66. Yogi yang baru masuk di babak kedua berhasil menyambut umpan sepak pojok Michael Orah dengan sundulannya. Skor kembali berubah 2-1, untuk keunggulan tuan rumah.

Mitra Kukar kembali mengancam. Kali ini, giliran Marlon Da Silva yang menyambut umpan Yogi dengan sundulannya mengarah ke gawang Persib. Namun kali ini bisa ditangkap dengan baik oleh M. Natshir.

Muhammad Bachtiar juga memberikan ancaman ke gawang Persib, lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Kembali, Natshir mampu menepis bola hasil tendangan tersebut.

Jual-beli serangan terjadi di antara kedua tim. Tapi di sisa waktu yang ada, kedua tim gagal mencetak gol kembali hingga laga berakhir.

Susunan Pemain

Mitra Kukar
Pelatih: Jafri Sastra

47 Gerri Mandagi; 24 Michael Orah, 16 Saepuloh Maulana, 19 Joko Sidik, 6 Zulchrizal Abdul Gamal; 13 Bayu Pradana, 26 Muhammad Bahtiar, 85 Victor Herrero Forcada, 29 Septian David Maulana, 11 Ronal Setmot; 9 Marlon Da Silva

Cadangan: 12 Shahar Ginanjar, 27 Zikri Akbar, 66 Asri Akbar, 21 Anindito Wahyu Erminarno, 7 Arifki Eka Putra, 11 Dinan Yahdian Javier, 99 Yogi Rahadian

Persib Bandung
Pelatih: Djadjang Nurdjaman

1 M. Natshir Fadhil; 6 Tony Sucipto, 31 Rudolof Yanto Basna, 5 Diogo Ferreira, 4 Dias angga Putra; 24 Hariono, 8 Taufiq, 17 Rachmat Hidayat, 10 Robertino Pugliara, 48 Marcos Flores; 54 Zulham Zamrun

Cadangan: 21 M. Ridwan, 18 Jajang Sukmara, 23 Kim Jeffrey Kurniawan, 19 Febri Hariyadi, 15 Yandi Sofyan Munawar, 9 Samsul Arif, 33 Sergio Van Dijk